208 Siswa Tidak Tertampung, Dewan Minta RKB di SMKN 6 Batam Ditambah

0
1334

RASIO.CO, Batam – Menanggapi adanya keluhan orang tua wali murid yang anaknya tidak tertampung pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK sederajat tahun 2020.

Anggota Komisi IV DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, meminta kepada Pemerintah untuk penambahan Ruang Kelas Belajar (RKB) di SMKN 6 Batam.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, SE saat dikonfirmasi awak media Rasio.co, pada hari Selasa (14/7).

Anggota Komisi IV DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, SE mengatakan, dari 496 siswa yang mendaftar, sebanyak 208 siswa tidak tertampung di SMKN 6 Batam, sementara daya tampung ruang kelas di sekolahan tersebut hanya mampu menerima 288 siswa.

“Ada 208 siswa tidak bisa masuk sekolah di era Pandemi Covid-19 ini, solusinya adalah menambah ruang kelas belajar baru minimal 2 kelas, sehingga bisa menampung maksimal 80 siswa,” ujar Wahyu Wahyudin.

Setelah saya mengunjungi dan berdiskusi dengan Kepala Sekolah SMKN 6 dan panitia PPDB, ternyata disekolahan tersebut masih ada lahan yang bisa untuk dibangun sebanyak 6 ruang kelas belajar,” tegas Wahyu.

Bahkan disamping sekolah ada 1 HA lahan kosong yang bisa digunakan untuk Laboratorium atau ruang praktek.

Wahyu Wahyudin menambahkan, saya sangat kecewa karena di SMKN 6 Batam tidak menerapkan sistem zonasi melainkan sistem nilai.

“Kategori yang diterima yaitu mengacu kepada petunjuk teknis dari Disdik yaitu berdasarkan nilai tertinggi sehingga quota terpenuhi, maka yang nilai rendah tidak diterima walaupun rumahnya dekat dengan sekolah,” tambah Wahyu Wahyudin.

Saya berharap Disdik Kepri dan juga Kepala Daerah serius dalam penambahan ruang belajar untuk siswa siswi yang sampai saat ini belum diterima di sekolah tersebut.

“Saya pun mendorong sekolah tersebut karena berada dekat dengan kawasan industri Chemical, maka diharapkan bisa membuka bidang studi atau jurusan yang sesuai dengan kebutuhan industri Chemical,” tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY