5 Kilo Dihukum 15 Tahun, 3 Kilo divonis 20 Tahun Tapi JPU Banding

Kasus 3 Kilo Sabu, Tuntut Seumur Hidup Divonis 20 Tahun Jaksa Banding

0
197
foto/terpidana sabu Anwar divonis 15 tahun penjara

RASIO.CO, Batam – Majelis Hakim PN Batam akhirnya memvonis terdakwa Rano Dwi Putra dan Maulidia selama 20 tahun penjara sehingga JPU Batam melakukan banding karena tuntutanya seumur hidup. dengan barang bukti lebih kurang 3 kilo.

Berbeda dengan terdakwa Azwar dan Boy Fitria tersenyum sumringah karena divonis majelis hakim PN batam selama 15 tahun penjara sesuai tuntutan JPU Batam dengan barang bukti 5 kilo.

Sesuai Dakwaan JPU pada tanggal 27 january 2021 lalu, Menyatakan terdakwa Rano Dwi Putra bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana“pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan Idalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram”, sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan PertamaPasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menjatuhkan pidana terhadap Rano Dwi Putra terdakwa dengan pidana penjara selama Seumur Hidup.

Sedangkan majelis hakim memvonis pada tanggal 17 February 2021,Menyatakan Terdakwa Rano Dwi Putra telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “Melakukan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana tanpa hak menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram”;

Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 20 (dua puluh) Tahun dan denda sebesar Rp.1.000.000.000,- (satu milyar rupiah), dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) Bulan.

Menggapi vonis majelis hakim, JPU lakukan banding. berbeda dengan terdakwa Azwar dan Boy Fitria tersenyum sumringah karena divonis majelis hakim PN batam selama 15 tahun penjara sesuai tuntutan JPU Batam.

Atas putusan majelis hakim tersebut kedua terdakwa menerima dengan senyum sumringah, ironisnya kedua terdakwa merupakan tangkapan BNNP Kepri.

Kedua terdakwa ditangkap di kamar nomor 1805 Planet Holiday, Jodoh, batam sekira Juni 2020 lalu.

“Menyatakan Terdakwa Azwar Bin Ediar, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Turut serta tanpa hak atau melawan hukum menguasai Narkotika Golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram, sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama;

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 15 (lima belas) tahun dan denda sejumlah Rp.1.000.000.000,00 (satu miliyar rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan;

Diketahui, Azwar dan Boy Fitria ditangkap petugas BNNP Kepri dikamar nomor 1805 hotel Planet Holiday, Batam.

Dalam kamar tersebut petugas menemukan lima bungkus teh cina merk guanyinwang warna gold dibalut lakban bening yang didalamnya terdapat Narkotika jenis sabu.

Kedfua terdakwa dijerat Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Dan Atau kedua Pasal 115 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

adi@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY