Advokat Sebut Putusan Belum Inkracht, Pembangunan Formosa Residen Tetap Berlanjut

0
244
foto/pariadi

RASIO.CO, Batam – Kuasa Hukum PT. Artha Utama Propertindo, Mustari sebut putusan perdata No.3/G/2019/PTUN.TPI oleh PTUN Kepri belum berkekuatan hukum tetap(Inkracht), untuk itu pembangunan Formosa Residence tetap berlanjut karena pihaknya akan melakukan banding.

Mustari SH, selaku penasehat hukum tergugat 2 intervensi PT. Artha Utama Propertindo dengan tegas menyatakan mengajukan banding atas putusan No.03/G/2019/PTUN,tpi tanggal 18 September 2019 tersebut.

“Kita akan segera melakukan banding ke Pengadilan Tata Usaha (PTUN) Medan, besok atau lusa. Dan akan segera menyatakan banding dan menyatakan kita tidak sependapat dengan pertimbangan hakim PTUN Tanjungpinang,” Kata Mustari didampingi rekan Novita Putri Manik, SH.

Ia mengatakan, ini baru putusan awal / tingkat pertama, putusan belum incracht ( belum memiliki kekuatan hukum tetap).

“Ini kan belum inkracht, belum memiliki kekuatan hukum. Ini baru putusan awal. Ini bukan akhir segalanya. Masih dalam proses hukum selanjutnya,” ucap Mustari, Rabu (18/09).

Mustari menyebut tidak sependapat dengan pertimbangan dalam putusan. Oleh karena itu kita keberatan, kita akan banding,”tegasnya.

Lebih lanjut Mustari mengatakan, lagi bahwa pihaknya dalam memperoleh Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tersebut, telah melalui prosedur yang berlaku.

”Kita mengajukan izin sesuai prosedur. Dasarnya kita adalah IMB yang dikeluarkan oleh tergugat yaitu dengan dasar ini kita melakukan pembangunan. awalnya kita optimis, dokumen yang kita punya lengkap, IMB, Fatwa Planologi, Amdal, Andalalin, sertifikat tanah dan dokumen pendukung lainnya,”ungkapnya.

Sekali lagi Mustari tegaskan, ini tidak memberi dampak terhadap proses pembangunan yang sedang berjalan. Semuanya berjalan secara wajar dan sesuai perencanaan. Dan yang pasti semua dilaksanakan sesuai hukum yang berlaku.

“Ini baru putusan awal, masih ada proses banding dan hingga kasasi. Ini kan upaya hukum semua,” terang Mustari.

Sementara itu, Hasil sidang putusan perdata No.3/G/2019/PTUN.TPI tanggal 18 September 2019, dibacakan oleh Majelis Hakim PTUN Tanjung Pinang, Kepulauan Riau dalam sengketa pembatalan IMB Apartemen Formosa Residence perkara dengan No.03/G/2019 /PTUN.TPI yang dimohonkan PT.Batama Nusa Permai.

APRI@www.rasio.co //

LEAVE A REPLY