Alias Wello Pilih Bertarung DPD RI Ketimbang Jabat Bupati Lingga

56

RASIO.CO, Batam – Walau partai masih belum setuju, Alias Wello tetap komitmen mundur dari jabatan Bupati Lingga dan memilih bertarung di Pileg 2019 untuk jadi DPD RI.

“Saya tahu sampai hari ini partai masih keberatan tetapi saya tetap maju jadi DPD RI dan saya sudah ajukan surat pengunduran diri tanggal 5 lalu kepada Gubernur Kepri,” Kata Alias Wello usai menghadiri sidang sebagi saksi korban di PN Batam.Selasa(24/07) siang.

Kata Alias Wello, Hari ini dirinya kembali akan bertemu karena dipanggil pak Gubernur, namun sampai hari ini belum mengeluarkan surat secara resmi dan majunya dirinya jadi DPD RI merupakan kehendak pribadi dengan tekad yang bulat.

“Selain dapat berbakti terhadap masyarakat Lingga juga dapat berbakti terhadap masyarakat Kepri melalui DPD RI,” jelasnya.

Sebelumya, Alias Wello menyatakan sikap bahwa pernyataan dirinya ingin mengundurkan diri dari kepemimpinan Bupati Lingga merupakan sebuah keseriusan. Tahun ini, adalah tahun terakhir Alias Wello memimpin Lingga sebelum semua mandat itu diserah kepada wakilnya, M Nizar.

Pada peringatan ulang tahun ke-2 kepemimpinannya bersama Nizar, dia menegaskan maksud dan komitmen atas isu pengunduran dirinya dari jabatan Bupati sejak dua tahun belakangan.

Memang sejak pelantikan dan menapak pimpinan di Kabupaten yang bergelar Bunda Tanah
Melayu ini. Sejak awal, selalu dilontarkan kalimat ingin menyerah tonggak kepemimpinannya kepada Nizar setelah merasa ada kemajuan daerah yang signifikan ketika memimpin.

Tahun 2018 hingga awal 2019 mendatang merupakan tahun terakhir Alias Wello menjadi Bupati Lingga. Bukan karena dipecat, bukan karena suatu masalah, melainkan dia yakin Lingga telah maju dan layak diteruskan M Nizar seorang tokoh muda yang energik.

“Jadi saya tidak main-main dari dulu. Tahun ketiga ini saya benar-benar yakin Lingga sudah berhasil. Jadi apa yang saya sebutkan sejak awal itu memang benar. Estapeta ini akan dilanjutkan kepemimpinan yang baru,” ucap Awe beberapa waktu lalu di kumparan.com.

Dihadapan pada pejabat teras Kabupaten Lingga, dia mengucapkan maaf jika ingin selalu
bergerak cepat. Dua tahun sudah berjalan, banyak yang sudah digerakkan dalam mewujudkan Lingga Terbilang 2020.

Dengan segala kekurangan itu dia optimis menyempurnakan semuanya ditahun ke-tiga ini.
Empat sektor yang menjadi prioritas akan lebih dioptimalkan ditahun ini, sektor pertanian dan perkebunan, sektor pertenakan, sektor pariwisata serta sektor kelautan. Investasi menjadi fokusnya tahun ini, dengan banyak membuka peluang investasi kepada para investor. Untuk itu setiap OPD yang cepat merespon akan terseleksi secara alam. Namun yang tidak akan tercecer.

“Saya ingin berjalan mulus saja. Jadi harap maklum kadang saya begitu kencang, kadang saya keras, memang saya marah. Kemudian rapat tengah-tengah malam buta, jadi saya mohon maaf,”
ucap dia.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda