Antisipasi COVID-19, Akankah Kampus Perpanjang Kuliah Online?

0
290
Elsi dwi savitri febriyanti 19101042 Mahasiswa Administrasi Publik Stisipol Raja Haji Tanjungpinang

Antisipasi penyebaran virus corona, kampus secara resmi menghentikan perkuliahan secara tatap mata terhitung. Senin(16/3/2020). Sebagai gantinya,kampus melaksanakan perkuliahan dengan e-learning atau secara online hingga beberapa minggu kedepan.

Beberapa kampus adayang 1 bulan, ada yang hanya 2 minggu, 3 minggu. Kebijakan itu keluar setelah Rektor kampus mengeluarkan surat edaran tertanggal 16 Maret 2020 tentang Kesiapsiagaan dan Pencegahan PenyebaranCovid-19 dilingkungan kampus.

Pihak kampus juga berharap untuk semua mahasiswa selalu menjaga kesehatan, stay at home, keluar rumah jika ada keperluan penting saja. Masa perkuliahan online sebentar lagi akan berakhir diberbagai kampus, tetapi nampaknya masalah virus korona belum jugaterselesaikan malahan semakin banyak warga atau masyarakat yang menjadi suspek covid-19.

Ini membuat para masyarakat khususnya mahasiswa yang tambah khawatir dengan aktivitas perkuliahan yang akan dilaksanakan setelah habisnya masa surat edaran yang dikeluarkan rektor kampus. Sebab dalam masa perkuliahan sehari sehari mahasiswa tidak hanya beraktivitas didalam kampus melainkan diluar kampus juga.

Mereka kemungkinan besarakan berada diperkumpulan orng yang ramai, sedangkan virus korona ini masyarakat diharapkan untuk tidak melakukan aktivitas disekumpulan orang demi mencegah penularan virus. Berdasarkan data yang telah diberikan tentang virus korona,Indonesia

Positif virus Corona sebanyak 514 orang, ada yang Sembuh 29 orang dan lebih mirisnya lagi Meningga l48 orang. Belum lagi diberbagai provinsi atau kota yang menyatakan ODP, PDP pada masyarakat sekitar. Data ini akan terus bertambah melihat dari kondisi Indonesia dan virus korona yang semakin ganas.

Jakarta provinsi terparah, jumlah pasien 210 orang dan pasien meninggal 19 orang. Pasien virus corona meninggal dunia di Indonesia terus bertambah.dalam waktu sehari, persenta sekematian pasien Corona naik 16 persen.

Kenaikan jumlah pasien meninggal dunia itu diperoleh Wartakota live.com dari data websiteresmi penanganVirus Corona atau Covid-19 yang dimiliki pemerintah daerah, seperti Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jateng, Pemprov Jabar, dan Pemprov DIYogyakarta.

Indonesia memiliki 34 provinsi. Dengan demikian,47 persen provinsi di Indonesia sudah terpaparVirus Corona atau Covid-19. Dan belum dapat dipastikan secara pasti kapan virus korona ini akan musnah. Salah satu penyebab utama tersebarnya virusCorona adalah pola hidup yang tidak sehat.

Untuk itu, perguruan tinggi turut berkontribusi dalam mengampanyekan pola hidup sehat. Para mahasiswa dihimbau untuk melakukan perilaku hidup sehat dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau alcohol based-handrub,menerapkan etiket batuk, mengonsumsi
makanan sehat agar meningkatkan daya tahan tubuh, dan meminimalkan kegiatan dari keramaian yang kurang diperlukan.

Beberapa instansi pendidikan yang telah mengumumkan kepada peserta didiknya untuk melakukan kegiatan belajar mengajar dirumah. Dengan berkembangnya teknologi saat ini,anjuran social distance tersebut bukan menjadi suatu permasalahan. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan melalui sistem online dan tentunya bisa diakses dirumah.

Untuk perkuliahan online sebenarnya sudah biasa dilakukan oleh beberapa kampus,bahkan telah ada kampus yang sudah menyediakan wadah untuk melakukan kuliah online.Kuliah online sebenarnya mempunyai banyak keunggulan diantaranya,mengikuti perkembangan
zaman yang saat ini serba canggih.

Mempermudah pemberian tugas kepada mahasiswa, tidak perlu lagi datang jauh-jauh kekampus, hanya perlustandby didepan HP,waktu yang dipakai relatif singkat, dan menguntungkan bagi kaum rebahan(julukan bagi kaum milenial yang memilih untuk bersantai).

Nggak cuma itu, kampus juga bisa menyediakan skema pembelajaran blended system, jadi program pembelajaran ini memadukan antara pertemuan face to face didalam kelas dan sistem online sesuai dengan sistem kredit semester dengan memanfaatkan Learning Management System(LMS) seperti SEVIMAEd Link dan masih banyak aplikasi lainnya.

Dengan begitu, pelaksanaan program belajar masih bisa berlangsung dengan efektif. Disisi lain dengan banyaknya keuntungan melakukan kuliah online, terdapat juga kekurangan yang tidak bisa dihindari.

Seperti tidak mendukungnya akses jaringan yang kurang memadai kadang hilang, maupun error, masih ada dosen yang gagap teknologi, waktu yang singkat juga menjadi masalah bagi mahasiswa yang telatonline dikarenakan alasan jaringan atau baru membeli paket data internet

.Ada terkadang mahasiswa yang memiliki Hp atau smartphone yang tidak memadai atau mendukung dalam artian Hp jadul maupun smartphone yang akses jaringannya rusak. Selain itu, tidak adanya interaksi antara dosen dan masahasiswa yang aktif. Kekhawatiran mahasiswa terhadap korona semakin manjadi jadi, apalagi tanggal yang sudah ditetapkan rektor kampus segera berakhir.

Mahasiswa berpendapat semoga rektor segera meluncurkan surat edaran kedua mengenai masa perpanjangan kuliah online. Dengan perpanjang kuliah online, mahasiswa bisa mencegah terjadinya penularan, karna sudah terlihat jelas, covid-19 sudah tersebar keberbagai daerah. Dengan dilakukan perpanjangan masa kuliah online lebih meminimalisir orang orang yang terjangkit virus korona. Dan merendahkan angka kematian khususnya di Indonesia.

Penulis : Elsi dwi savitri febriyanti 19101042 Mahasiswa Administrasi Publik Stisipol Raja Haji Tanjungpinang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY