APKLI Kota Batam Deklarasi Dukung RAMAH – AMAN

0
143

RASIO.CO, Batam – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Batam gelar Deklarasi untuk memenangkan pasangan H. Ansar Ahmad dan Hj. Marlin Agustina (AMAN) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri dan H. Muhammad Rudi dan H. Amsakar Achmad (RAMAH) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam periode 2021-2025, di Golden Prawn Bengkong, Selasa (22/9).

“APKLI Kota Batam siap mendukung penuh pasangan bakal calon Walikota Batam H. Muhammad Rudi – Wakil Walikota Amsakar Achmad (RAMAH) serta bakal calon Gubernur Ansar Ahmad – Marlin Agustina (AMAN) dalam Pilkada 2020 mendatang,” ujar Ketua DPD APKLI Kota Batam, Farizal Joker.

Joker menegaskan, hati kami sudah tersangkut oleh RAMAH, karena kerja beliau belum selesai jadi kedua kandidat ini wajib duduk kembali demi mewujudkan Batam Bandar Dunia Madani.

Kami himbau kepada seluruh ketua DPC APKLI se-Kota Batam untuk memberikan dukungan penuh RAMAH dan AMAN demi kesejahteraan bersama, ungkap Joker.

Menanggapi hal tersebut, bakal Calon Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih terhadap dukungan dan kesadaran hati yang dilakukan oleh APKLI.

“Dukungan pasangan RAMAH hingga saat ini terus mengalir dari berbagai masyarakat yang terbentuk dalam sebuah relawan ada yang namanya Horas Aman, Saiyo Sakato, Selingsing, Relawan HMR, Relawan HMR-HAM dan lain-lain,” jelas Amsakar.

“Setiap hari antusiasme terus bermunculan dan itu menandakan bahwa pencapaian atau program yang kita lakukan terasa untuk mereka,” tegasnya.

Amsakar menambahkan, saya mengingatkan kepada semua warga Batam agar dapat menjaga kesantunan politik, jangan sibuk membuat daftar inventarisasi dosa.

Selain itu, jangan sampai membuat polarisasi didalam masyarakat, karena pada hakekatnya semua kontestan yang maju adalah orang yang ingin mengabadikan dirinya baik untuk Kota Batam dan Provinsi Kepri.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pendukung RAMAH – AMAN, bila mendengar informasi yang tidak sesuai dengan faktanya agar dapat dibenahi dan jangan larut dalam diskusi-diskusi kontraproduktif,” tambahnya.

Sebab mencari simpati dengan cara yang tidak simpati akan membuat orang lari dan jangan pernah berkeyakinan membuat propaganda diskritif, tutupnya.

Yuyun

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY