Bagian Administrasi Pembangunan Rakor Pengendalian Program OPD

0
125
foto/ Rakor Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Lingga, Tahun Anggaran 2021.

RASIO.CO, Lingga – Rakor Pengendalian Program/Kegiatan Organisasi Perangkat Daerah, yang digelar Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Lingga, Tahun Anggaran 2021, di ruang pertemuan One Hotel, Dabo Singkep. Kamis (14/10) kemarin.

Rakor pengendalian atau program perangkat daerah Kabupaten Lingga, dihadiri oleh seluruh Kasubag perencanaan atau Kasi perencanaan dan Admin Kesra, TP Evaluasi realisasi anggaran dari seluruh perangkat daerah dari Kecamatan sampai ke UPTD.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Lingga, Zainal Abidin mengatakan, pertemuan yang dilaksanakan ini adalah untuk mencoba menginfarisir hambatan dan juga permasalahan di pembangunan, terutama yang berterkaitan dengan realisasi fisik dan keuangan. Kita ingin masing-masing dinas atau OPD bahkan kecamatan anggaran yang sudah diberikan kepada mereka serapan dan progresnya benar-benar tercapai.

Zainal menjelaskan, sehingga tidak ada lagi anggaran yang tidak efektif dalam anggaran 2021, oleh karena itu, kita coba mengumpulkan semua Kasubag perencanaan, hal ini agar mereka segera menggesa, dan sedikit memberikan peringatan pada PPTK mana yang belum terlaksana, serta belum menyiapkan administrasi SPJ nya, agar segera menyiapkan adminiatrasinya.

“Sehingga tertif administrasi kita tercapai, yang sudah di anggarkan tersebut, benar-benar terealisasi seoptimal mungkin,” kata Zainal kepada media ini, usai Rakor di One Hotel Dabo Singkep.

Disinggung kegiatan terkait Covid-19, Zainal menyampaikan, ada beberapa OPD yang dalam anggaran kegiatan mereka itu yang melibatkan mobolisasi masa, kalau memang menurut prediksi mereka tidak mampu melaksanakan karena diakibatkan Covid-19, tapi mereka sudah banyak melakukan pergeseran anggaran ketika di APBD Perubahan, dan kita di Sekretariat meyakini dengan peristiwa Covid yang sudah melandai ini, maka anggaran untuk kegiatannya tetap kita pertahankan.

Sebenarnya, jelas Zainal, mereka di dinas-dinas memiliki kiat dan OPD yang di percaya untuk mengelola sistem ini, agar tidak keteteran dan terlambat informasi atau data yang diserahkan biasanya mereka memberikan batas waktu, tapi sungguh pun demikian sebenarnya batas waktu yang merekan berikan masih ada celah agar masing-masing semua cepat mengumpulkan, sehingga pada saat hari H nya, paling-paling hanya tinggal 2-3 OPD saja yang belum, sehingga dibuka lagi aplikasi ini untuk mengakomodirnya.

“Kami berharap dengan anggaran yang sudah diberikan Pemkab Lingga kepada semua OPD, gunakan anggaran tersebut dengan betul-betul maksimal, kemudian tertif administrasi dan tepat waktu, sehingga apa yang sudah di rencanakan oleh masing-masing OPD, berjalan dengan semestinya,” imbuhnya.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY