Bahaya Minum Wine bagi Kesehatan

0
32
foto/ist

RASIO.CO , JAKARTA – Bahaya minum wine memang tidak akan terasa hanya dalam sekali minum. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan atau dalam jangka panjang, wine dapat menyebabkan masalah yang serius pada kesehatan, seperti kanker dan penyakit jantung.

Wine merupakan salah satu jenis minuman beralkohol yang dihasilkan dari fermentasi buah-buahan tertentu dengan kadar alkohol sekitar 12–15%. Konsumsi wine setidaknya 150 ml per hari, memang diketahui dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Manfaat tersebut berasal dari kandungan antioksidan yang tinggi di dalam wine.

Namun, Anda tetap harus waspada terhadap bahaya minum wine, terutama bila mengonsumsinya dalam jumlah berlebih atau bahkan hingga kecanduan. Seiring waktu, konsumsi wine dapat menyebabkan beberapa penyakit, seperti stroke, kanker, penyakit hati, hingga kerusakan otak. Berikut ini adalah beberapa bahaya minum wine bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan:

1. Meningkatkan risiko kanker payudara

Meski dikonsumsi dalam jumlah yang wajar tetapi dilakukan setiap hari, konsumsi wine dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Studi menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi minuman beralkohol setiap harinya, memiliki risiko 1,5 kali lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang tidak mengonsumsi minuman beralkohol sama sekali. Selain kanker payudara, wine juga dapat menyebabkan kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker usus, dan kanker hati.

2. Menyebabkan gangguan jantung dan pembuluh darah

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, termasuk wine, dapat menimbulkan gangguan pada sistem kardiovaskular yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi), stroke, dan gagal jantung. Tak hanya itu, mengonsumsi wine meski dalam jumlah sedikit juga dapat meningkatkan risiko terjadinya fibrilasi atrium, yaitu kondisi di mana serambi jantung berdetak dengan cepat tetapi tidak bisa memompa darah secara efektif.

3. Menghambat penyerapan folat

Folat atau vitamin B9 merupakan zat yang berperan penting dalam membangun DNA dan proses pembelahan sel. Namun, bila wine dikonsumsi secara berlebihan, kandungan alkohol di dalamnya akan menghalangi penyerapan folat oleh tubuh. Selain menghambat penyerapannya, alkohol dalam wine juga dapat menghambat fungsi folat dalam darah dan jaringan, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kanker.

4. Meningkatkan risiko obesitas

Bahaya minum wine selanjutnya adalah menyebabkan kenaikan berat badan sehingga meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Hal ini dapat terjadi jika wine atau minuman beralkohol lainnya dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Selain karena wine mengandung kalori yang tinggi, kenaikan berat badan tersebut juga bisa terjadi akibat pola hidup tidak sehat dan pola makan yang buruk sewaktu mengonsumsi wine.

5. Meningkatkan risiko penyakit hati

Konsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat menyebabkan organ hati bekerja lebih berat. Seiring waktu, kebiasaan ini bisa memicu kerusakan fungsi hati dan bahkan sirosis. Selain beberapa masalah kesehatan di atas, bahaya minum wine secara berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan mental, demensia, osteoporosis, pankreatitis, kram otot, hingga kematian.

Bahaya minum wine akan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada jenis kelamin, kondisi fisik dan mental, penyakit yang diderita, serta obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Meski demikian, wine yang dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus dalam jangka waktu lama tetap akan membahayakan kesehatan dalam kondisi apa pun. Oleh karena itu, batasi konsumsinya mulai sekarang.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY