Bea Cukai Amankan Ribuan Rokok Ilegal Seludupan

74

RASIO.CO, Batam – Aparat bea dan Cukai Kudus dan Bea Cukai Sumbagbar berhasil amankan tembaku iris ilegal dan rokok yang akan diseludupkan keluar daerah mengunakan bus penumpang di Jl. Lintas Sumatera (By Pass) Rajabasa, Bandar Lampung

Senin (20/08), Bea Cukai Kudus berhasil menggrebek dua bangunan di daerah Kalinyamatan, Jepara yang diduga digunakan untuk menimbun atau mengemas rokok ilegal. Barang bukti berupa 155.120 batang rokok ilegal serta 1.106 kg tembakau iris (TIS) ilegal.

Pada hari yang sama, Tim operasi gabungan P2 Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta bersama Tim Intelijen dan Penindakan Bea Cukai Kudus berhasil menegah minibus berwarna abu-abu metalik yang diduga mengangkut rokok ilegal dari wilayah Jepara menuju Semarang.

Berdasarkan pemantauan oleh tim, minibus terlihat melintas di Jalan Raya Demak-Semarang pukul 19.50 WIB. Seorang Sopir berinisial S (46 tahun) dan penumpang berinisial ER (44 tahun) ikut diamankan setelah ditemukan sebanyak 105 (seratus lima) bal atau 420.000 batang rokok yang tidak dilekati pita cukai sebagai barang bukti.

Iman Prayitno, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus mengungkapkan hingga saat ini telah dilakukan 49 kali penindakan rokok ilegal oleh Bea Cukai Kudus. Barang bukti yang berhasil diamankan pada penindakan kali ini diperkirakan senilai Rp472.040.800,-.

“Bea Cukai tidak hanya harus unggul dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga ikut mengamankan negara dari peredaran barang ilegal. Yang dirugikan dari rokok ilegal bukan hanya negara, tetapi juga pengusaha rokok legal yang sudah membayar pajak kepada negara,” tambahnya.

Sementara itu, Bandar Lampung (20/08/2018) – Kanwil Bea Cukai Sumbagbar berhasil melakukan penindakan rokok ilegal yang diangkut oleh sebuah bus penumpang di Jl. Lintas Sumatera (By Pass) Rajabasa, Bandar Lampung.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Sumbagbar, Zaky Firmansyah mengatakan penindakan ini berhasil dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar yang curiga dengan bus yang sering melewati Jalan Lintas Sumatera dengan tumpukan karung dan tercium aroma tembakau di bagian belakangnya.

“Berdasarkan informasi yang diberikan masyarakat sekitar dengan adanya kecurigaan pengangkutan rokok ilegal oleh Bus dengan nama “Zentrum”, petugas dengan sigap menuju kelokasi dan menunggu kedatangan bus tersebut, tepat pukul 20.00 WIB Bus dengan nama Zentrum lewat dan segera diberhentikan oleh petugas, benar saja didalam bus tersebut kedapatan rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai atau rokok polos,” pungkasnya.

Atas temuan itu, petugas melakukan penindakan dan membawa bus tersebut ke Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagbar untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan kedapatan 2.160 slop atau sebanyak 432.000 batang rokok illegal dengan merk GLS yang tidak dilekati pita cukai. Diperkiraan nilai barang tersebut sebesar Rp308.880.000 dengan potensi kerugian negara sekitar Rp187.948.080.

“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat yang turut berperan dalam memberantas peredaran rokok ilegal dan juga mengamankan penerimaan negara. Mari kita bersama menjaga Indonesia dari peredaran barang ilegal,” tambah Zaky.(red/bc/di).

Berikan komentar anda