Dikabarkan Beacukai Batam Razia Mikol Ilegal

0
428
foto/ist/ilustrasi

RASIO.CO, Batam – Unit Penindakan Beacukai Batam dikabarkan melakukan razia terhadap salah satu gudang yang diduga menjual mikol ilegal di Seipanas Batam. Jumat(21/02).

Informsi lapangan, Team beacukai diduga mengamankan mikol asal negara tetangga yang masuk secara ilegal tanpa cukai yang beredar di Batam.

Hal ini dibenarkan, Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Batam, Sumarna, bahwa unit penindakan melaksanakan razia di seputaran gudang tersebut.

“Betul, unit penindakan BC razia mikol,”

“Dan masih tahap mengumpulkan informasi dan penyelidikan,” ujar Sumarna singkat dihubungi melalui sambungan selularnya.

Sebelumnya, Diduga Batam masih menjadi perederan masuk produk minuman ilegal berakohol 6, 8 persen berbagai merk ABC Stout, Casbert dan lainnya asal negara jiran Singapura. Kamis(13/02).

pantauan lapangan, diduga minumuan ABC Stout berakohol 6,8 persen beredar di pujasera-pujasera , maupun tempat hiburan malam di bilangan nagoya maupun lainnya.

Parahnya, akibat beredarnya minuman berakohol tersebut dapat merugikan pemerintah dengan tidak membayar pajak bahkan tidak tertera lebel BPOM.

Beredarnya produk luar di duga tanpa izin sudah beberapa bulan terakhir di wilayah Batam, dampaknya tehadap pengusaha yang memasarkan sebagai prinsipal produksi jakarta.

“Peredaran sudah beberapa bulan lalu, bedanya kalau produk jakarta ada Khusus Kawasan Bebas Batam sedangkan produk singapura tersebut tidak ada,”

“Selain itu dirasanya memang berbeda abc stout luar dibandingkan lokal tetapi diduga masuknya ilegal,” kata salah seorang pengunjung pujasera dijumpai awak media yang enggan di publis.

Selain itu, lanjutnya, tidak mudah mengorder minuman abc maupun Heineken luar tersebut ketika berkunjung ke pujasera-pujasera, pasalnya para witres akan melihat pelanggan terlebih dahulu.

“Kalau sudah kenal baik maka akan langsung dikeluarkan tetapi kalau terlihat sekali akan di bilang hanya ada produk lokal,”ujarnya.

Dampak beredarnya produk ilegal ini diduga akan membuat para distributor akan kehilangan omset ulah para oknum nakal karena barang haram tersebut tanpa pajak dan membanting harga.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY