Begini Modus BFI Finance Tarik Paksa Mobil Nasabah

4
1491

RASIO.CO, Batam – Diduga  Aksi penarikan sepihak mobil nasabah oleh BFI Finance Indonesia Tbk Cabang Batam kembali dialami nasabah tampa menerima surat peringatan. Ironisnya, tunggakan hanya baru berjalan sebulan.

Akibatnya, Eston Ginting seorang nasabah BFI Finance yang hanya menunggak satu bulan dipaksa melunasi seluruh pinjamannya beserta bunga, baru bisa mengambil mobil miliknya dan hal ini sudah sering terjadi, dimana penyitaan hanya dapat dilakukan Pengadilan.

“Awalnya saya dibujuk kolektor untuk membayar tunggakan sebulan, namun saya berjanji habis lebaran baru dapat dibayar dan berakhir membuat surat perjanjian tapi saat saya tebus usai lebaran harus bayar seluruh hutang baru mobil bisa dibawa kembali,”ujarnya kesal.Sabtu(23/06).

“Saya telah ditipu oleh PT. BFI Finance Indonesia ini. Makanya saya akan melaporkannya ke YLKI dan BPSK,” tambahnya..

Kata Eston, Kenapa saya melaporkan perusahaan Leasing itu ke YLKI, jelas karena mereka tidak komitmen dalam perjanjiannya. Gimana ceritanya nunggak sebulan mobil bisa langsung ditarik sementara BPKB nya mereka pegang. Dan anehnya lagi, katanya mobil dapat diambil kembali, tetapi saya harus membayar seluruh sisa angsuran kredit, aturan dari mana itu?,” lanjutnya.

Sebelumnya di tahun 2017,Lanjut Aston, dirinya meminjam uang ke Leasing yang beralamat di Blok B No.11, Komplek Mahkota Raya, Jl. Raja H. Fisabilillah, Taman Baloi, Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau itu sebesar Rp 106 juta dengan jaminan BPKB mobil.

Sedangkan masa pinjaman 3 tahun, dimana perbulannya sekitar Rp4,013 juta, Sejak dari saat itu sampai tahun 2018 ini, angsuran kredit sudah berjalan 8 bulan. Namun pada bulan Mei 2018, ansuran menunggak.

Karena menunggak, katanya pihak Leasing telah mengingatkan dengan mengirimkan surat peringatan (SP) pertama, namun SP pertama itu tidak pernah diterimanya.

“SP kedua saya terima, tapi SP yang pertama, sama sekali tidak pernah saya terima,” ungkap Eston.

Setelah SP kedua itu, kata Eston, seorang karyawan Leasing dari BFI bernama Bermen meminta kepadanya untuk menarik mobil sebagai jaminan sebelum membayar tunggakan, dan saat itu Eston pun menyetujuinya.

“Sebelum menarik mobil, Bermen mengatakan tidak ada masalah menarik mobil karena sifatnya hanya sebagai jaminan sementara, dan mobil bisa diambil kembali jika tunggakan sudah dibayarkan. Itu kata dia waktu itu, Tapi nyata bohong, karena ketika saya ingin membayar tunggakan itu, pihak BFI malah menyuruh saya harus membayar seluruh sisa angsuran kredit pinjaman karena jika tidak, mobil tidak akan dikembalikan, maksud apa coba? Saya menduga mereka ingin mencoba menipu saya,” kata Eston lagi.

Eston menambahkan, Katanya ia akan terus berjuang sampai tabir kebenaran itu terbuka, sebab ia menduga, bahwa cara-cara yang dilakukan oleh perusahaan Leasing itu adalah cara-cara untuk menjerat para nasabah demi keuntungannya.

“Nunggak sebulan, tapi minta bayar semua, jelas tak sangguplah. Tujuannya apa? Pasti ada maksud lain. Lah..ini tidak bisa dibiarkan, harus kita bongkar agar permain-permainan kotor seperti ini tidak menyusahkan nasabah yang lain,” tutupnya.(red/dk/di).

4 KOMENTAR

  1. Benar BFI emang seperti itu saya punya motor juga tahun lalu baru satu bulan nunggak udah ditarik mau tebus harus bayar angsurannya dlu seluruhnya sama sisa keriditnya,jadi jagan orang susah dibuat susah.

  2. Kejadian ini baru saja saya alami dengan Modus yang hampir sama, dimana tunggakan saya 2 bln dan mobil ditarik oleh Pihak BFI dengan perjanjian disaat penarikan mobil tsb adalah bisa diambil lagi dengan syarat membayar jumlah tunggakan dan denda administrasi , tetapi ternyata pada saat akan membayar tunggakan tsb tidak bisa , karena harus dilunasi semua sisa kreditnya.
    Sangat merugikan nasabah, semoga pihak terkait masalah perlindungan konsumen dapat memberikan perhatian atas kasus2 ini

  3. Kejadian ini baru saja saya alami dengan Modus yang hampir sama, dimana tunggakan saya 2 bln dan mobil ditarik oleh Pihak BFI dengan perjanjian disaat penarikan mobil tsb adalah bisa diambil lagi dengan syarat membayar jumlah tunggakan dan denda administrasi , tetapi ternyata pada saat akan membayar tunggakan tsb tidak bisa , karena harus dilunasi semua sisa kreditnya.
    Sangat merugikan nasabah, semoga pihak terkait masalah perlindungan konsumen dapat memberikan perhatian atas kasus2 ini
    harap konsumen lebih berhati2 utk kejadian dgn modus seperti ini

  4. Kejadian yang sama juga saya alami dgn BFI Finance, dimana tunggakan 2 bulan, kemudian mobil ditarik dan saat penarikan mobil dibertitahukan oleh petugas collector BFI tsb bahwa mobil dpt diambil kembali dgn membayar jumlah tunggakan dan beban biaya administrasi , tetapi 3 hari kemudian pada saat akan membayar sesuai dengan tunggakan dan denda tsb tidak bisa, dan harus melunasi semua sisa kredit yang ada.
    Kemudian esok harinya mendapatkan surat yang isinya bahwa dlm waktu seminggu apabila tidak dilunasi mobil akan dilelang.
    Sangat merugikan dan membuat susah nasabah,mohon pihak terkait dgn perlindungan konsumen agar dapat memberikan perhatian utk kasus2 ini
    Dan Konsumen agar berhati2 dalam memilih leasing , jangan sampai kejadian mengalami kejadian spt ini dgn leasing yang membuat susah nasabah

LEAVE A REPLY