Beredar Surat Mengatasnamakan Gubernur Kepri, Bakti Lubis : Itu Hoax dan Minta Kepolisian Usut Tuntas

0
222

RASIO.CO, Batam – Beredar Black Campain selebaran fitnah dan Hoax soal permohonan bantuan dana pengamanan pelaksanaan pilkada yang mengatasnamakan Gubernur Kepulauan Riau. Ketua Tim Pemenangan INSANI, Bakti Lubis, SH meminta pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas.

Ketua Tim Pemenangan INSANI sekaligus Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kepri, Bakti Lubis, SH mengatakan, selebaran ini sangatlah murahan mengingat Pilkada Serentak sudah dijamin keuangannya oleh Negara.

“Pilkada itu kan dijamin keuangannya oleh Negara dan tidak melibatkan siapapun termasuk swasta dan teman-teman pengusaha,” ujar Bakti Lubis saat dikonfirmasi, Jum’at (16/10).

Bakti menjelaskan, ini ranahnya Pemprov dan sudah diklarifikasi oleh Sekda bahkan mau dilaporkan ke Polda Kepri. Kita minta ini harus di usut tuntas oleh pihak Kepolisian sebab berita ini sudah ditampilkan di media, dan harus diusut dari mana mereka dapat.

“Mudah-mudahan pihak Kepolisian dapat mengusut tuntas supaya tidak menciderai demokrasi ini dengan hal-hal yang tidak penting,” ungkapnya.

“Kalau dari kita Insya Allah isu-isu seperti itu justru meyakinkan masyarakat bahwa Isdianto orang baik, bahwa Isdianto tulus membangun Kepri,” tegas Bakti.

Namun kita yakin orang-orang itu pastinya orang iseng dan punya niat jahat. Intinya justru kita menganggap itu sesuatu hal lucu, tapi kita menyayangkan disituasi Pilkada yang sangat baik ini, kondisinya di Kepri sangat baik secara kekeluargaan justru masih ada orang-orang seperti itu.

“Kita meyakini justru masyarakat lebih sayang kepada Pak Isdianto,” jelas Bakti.

Dan kita berharap media croscek juga dong. Media-media netral lah dalam Pilkada sebab kalau media menampilkan di media-medianya kan rasanya gimana sementara tidak di croscek, paling tidak ada pemberitaan berimbanglah.

Himbauan kepada masyarakat agar lebih bijak bermedia sosial, jangan terhasut terhadap hal-hal yang tidak penting, sebab itu sudah melanggar hukum dan hati-hati juga jangan karena kepentingan personal membuat hal-hal seperti itu, justru kasihan kalau Polisi menemukan siapa yang berbuat, tutup Bakti.

Yuyun

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY