BNN Amankan Sabu Lima Kilo Disalah Satu Hotel Batam

0
749

RASIO.CO, Batam – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) berhasil mengamankan 2 tersangka dan barang bukti sabu seberat 5 Kg di salah satu kamar hotel di Batam.

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan mengatakan, Penangkapan tersebut berawal pada hari Senin tanggal 29 Juni 2020, Petugas BNNP Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di salah satu kamar Hotel di Batam akan terjadi transaksi Narkotika.

“Selanjutnya sekira pukul 17.30 Wib petugas BNNP Kepri berangkat menuju ke Hotel. Sesampai di hotel sekira pukul 19.00 wib didepan lift hotel petugas BNNP Kepri melihat ciri-ciri orang yang dimaksud,” ujar Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan, Kamis (2/7).

Petugas langsung mengamankan 1 orang tersangka berinisial B (41) WNI beralamat di Kecamatan Bengkong yang berprofesi sebagai bengkel las teralis dan dilakukan penggeledahan.

“Saat penggeledahan Petugas hanya menemukan kunci kamar hotel. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan kamar tersebut, namun petugas tidak menemukan barang bukti,” ujarnya.

Selanjutnya petugas mencari teman tersangka yang berada dikamar lain yang tidak jauh dari kamar tersangka. Pada saat mengecek kamar tersebut petugas menemukan seorang pria yang berinisial A (24) WNI beralamat di Kecamatan Sekupang yang berprofesi sebagai office boy di salah satu family massage.

“Dari tersangka A didapati barang bukti 1 buah tas plastik warna biru yang berisi sabu seberat 5.168 Gram yang di simpan dibawah meja televisi,” jelas Kepala BNNP Kepri.

Selanjutnya petugas melakukan test urine terhadap kedua tersangka dan didapati hasil dari tersangka A dengan hasil negatif dan tersangka B dengan hasil positif methamfetamine.

Richard menambahkan, para tersangka dijanjikan upah sebesar Rp. 1 Juta perkilogram untuk mengambil sabu tersebut di Batam yang akan diserahkan kepada R yang masih DPO dan akan dikirim ke Banjarmasin.

“Pemilik sabu tersebut adalah AT yang masih DPO dan berada di Aceh. Sementara tersangka B merupakan seorang residivis kasus curanmor (penadah),” tambahnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 buah tas plastik biru yang berisi sabu seberat 5.168 Gram, 4 unit HP, 2 buah KTP, dan 2 buah kunci kamar hotel.

Atas perbuatan tersebut tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2), Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1), UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY