Bright PLN Melakukan Pemadaman Bergilir, Air ATB juga Mati di Batam

0
187

RASIO.CO, Batam – Cukup lengkap sudah kegundahan serta kekecewaan pelanggan akibat pemadaman bergilir Bright PLN serta diikuti berhentinya mengalir air ATB ke warga maupun kantor-kantor pelayanan masyarakat seperti yang terjadi di Pengadilan Negeri Batam.

Pemadaman bergilir saat ini yang dilakukan Bright PLN, masyarakat dan para pengusaha UKM hanya dapat pasrah bercampur kesal karena menganggu kegiatannya bahkan dapat merusak perabotan mengunakan listrik dan membengkaknya tagihan.

“Kita tak bisa telat bayar listrik mas, bisa di putus maupun di segel tetapi kalau pemadaman bergilir kita tak ada kompensasinya,”

“Dan memang kita akui ada diberitahu melalui pemeberitaan media,”ujar Desi merupakan ibu rumah tangga di pkj Sekaligus usaha UKM. Rabu(21/08).

Sementara itu, kata Desi, Saat itu kuga diperparah dengan matinya aliran air oleh ATB dan terkadang hidup tetapi kecil alirannya.

Menyikapi pemadaman bergilir Bright PLN Batam, Humas Syamsul mengatakan, bahwa pemadaman bergilir kemungkinan akan terjadi hingga minggu kedua September 2019 dan karena adanya perbaikan hingga tenaga pembangkit daya menurun.

“Pemadaman bergilir akan terjadi hingga minggu kedua September, namun kami akan selalu berusahah agar tidak terjadi padaman,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementar itu, matinya aliran air ATB Batam, terutama diwilayah batamcentre di instansi-instansi pemerintah terjadi gangguan, rerutama untuk fasilitas umum yakni toilet dan terpaksa di kunci ahar tidak digunakan masyarakat.

Salah satunya Pengadilan Negeri Batam, dimana saban hari di kunjungi puluhan bahkan jingga ratusan terurama keluarga tahananal maupun warga urusan admnistrasi di PTSP PN.

“Terpaksa di kunci toilet karena air mati dari pade mau pesing,” ujar salah cleaning service pn yang engfan dipublis.

Sementara itu, dikutip dilaman web atbbatam.com, . Adhya Tirta Batam (ATB) terus berkomitmen untuk menjaga keandalan produksi dan suplai air bersih kepada pelanggan. Salah satunya dengan memastikan seluruh komponen yang mendukung produksi dan suplai tetap terjaga dengan baik.
 
Untuk itu, ATB rutin melakukan pemeliharaan pada infrastruktur teknis. Baik yang mendukung produksi air bersih, maupun suplai kepada pelanggan. Pada akhirnya, upaya ini adalah untuk meningkatkan kuantitas, kualitas, dan kontinuitas pelayanan.
 
Salah satunya adalah pemeliharaan Trafo 2.500 KVA di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang yang akan dilaksanakan pada Selasa (20/8/2019) pukul 20.00 WIB sampai Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 04.00 WIB.
 
Pemeliharaan trafo di IPA Duriangkang sangat penting dilakukan, mengingat IPA ini merupakan tulang punggung suplai air bersih di Batam. IPA Duriangkang menyuplai sekitar 70 persen pelanggan ATB yang ada di Batam.
 
???IPA Duriangkang menjadi andalan kita. Jadi ATB harus memastikan infrastruktur di sana tetap berjalan dengan baik dengan melakukan pemeliharaan-pemeliharaan rutin,??? ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.
 
Seiring dengan pekerjaan pemeliharaan Trafo 2.500 KVA di IPA Duriangkang, ATB juga akan melakukan pekerjaan penyambungan dari relokasi pipa distribusi utama DN 600mm di tiga lokasi di Batu Aji.
 
Ketiga lokasi tersebut antara lain di depan GOR Simpang Basecamp, Depan Pasar Melayu, dan Depan SP Plaza. Relokasi pipa ini dilakukan sejalan dengan pekerjaan Box Culvert dari proyek pelebaran jalan di kawasan tersebut.
 
ATB melakukan relokasi pipa, agar tetap berada pada posisi aman,” ujar Maria.
 
Selama pekerjaan pemeliharaan trafo berlangsung, IPA Duriangkang akan berhenti berproduksi sementara. Sehingga suplai kepada pelanggan yang dilayani melalui IPA Duriangkang akan berhenti sementara waktu.
 
Untuk itu, pelanggan yang terkena dampak diharapkan dapat menampung air sesuai kebutuhannya.

Maria mengingatkan, waktu pemulihan suplai kepada masing-masing pelanggan berbeda-beda. Sehingga pelanggan perlu menampung air dengan bijak.
 
“Pelanggan yang terdekat dari IPA Duriangkang akan lebih dulu mendapatkan suplai, begitu juga pelanggan yang berada di ujung pipa dan berada di elevasi tinggi membutuhkan waktu untuk mendapatkan suplai air,” pesan Maria.
 
Adapun daerah yang terdampak akibat pemeliharaan trafo di IPA Duriangkang diantaranya Area Barelang, Kav Lama, Kav Bahagia, Area Sagulung Baru, Area Tanjung Uncang, Area Marina, Taman Raya, Area Bandara, Area Batam Center, Area Kabil, Area Punggur, Area Sukajadi, Area Batu Ampar, Area Bengkong dan Sei Panas, Area Nagoya dan Jodoh, Area Seraya, Area Baloi, dan sekitarnya.(red/ab/di)

***

LEAVE A REPLY