Buruh Minta Pemko Terapkan Upah Minimum Kelompok Usaha Sektoral

33

RASIO.CO, Batam – Ratusan buruh yang tergabung Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPSI) Batam, serta Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam menuntut Pemerintah kota Batam menerapkan upah minimum kelompok usaha sektoral segera diterapkan.

“Kami minta tehadap walikota batam menerapkan upak sektoral diterapkan karena hasil putusan PTUN , gugatan pengusaha APINDO melalui ksawasan industri ditolak,” Kata Suprapto berorasi didepan kantor Pemko Batam. Kamis(01/02/).

Lanjut, Suprapto, gugatan yang dilakukan pengusaha ditolak , bahkan hasil putusan MA pun kalah dan ini merupakan kebenaran yang diperjuangkan hak buruh.

“Keadilan tetea keadilan sehingga gugatan APINDO ditolak mahkamah agung,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan lapangan, tampak ratusan buruh datang dari berbagai perusahaan. Mereka masih menggunakan seragam kerja dan membawa sejumlah atribut unjuk rasa.

Saat ini untuk jalan menuju kantor Pemerintah Kota Batam, mulai dari simpang empat Engku Putri sampai simpang empat Bank Indonesia sudah ditutup oleh petugas. Unjuk rasa sedang berlangsung di lokasi.

Aparat kepolsian terlihat berjaga melakukan pengaman dengan ketat dan terlihat adanya mobil water canon serta pesukan brimob berjaga dilokasi, namun kondisi demo masih terlihat kondusif serta aman. dan sampai berita ini diunggah walikota batam belum terlihar menmui buruh.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda