Dewan Akan Panggil Kasatpol PP Terkait Oknum Anggota Diduga Peras Pengemis

0
267

RASIO.CO, Batam – Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto, akan memanggil Kepala Satpol PP Kota Batam, Salim untuk RDP pasca ditetapkannya tiga orang Oknum Satpol PP sebagai tersangka atas tindak pidana pemerasan terhadap seorang pengemis di traffic light UIB Baloi, pada Minggu (18/10) lalu.

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto, SE., MM menegaskan, kalau itu memang benar harus ditindak tegas dan jangan sampai menciderai hukum. Negara kita negara yang punya aturan.

“Secepatnya kami akan panggil Kepala Satpol PP untuk dilakukan RDP,” tegas Budi, Rabu (21/10).

Jangan sampai mereka sendiri menindak dalam Perda, namun di satu sisi disalah gunakan ini tidak boleh, bahaya kalau semua petugas melaksanakan dengan tidak benar dalam menerapkan Perda.

“Ini akan membuat masyarakat bisa bertindak maunya sendiri-sendiri, jadi memang harus ditindak tegas kalau itu benar adanya,” ungkap Budi.

Kalau namanya operasi secara prosedural ada aturannya, penerapan operasi apapun namanya menerapkan Perda terkait dengan pengemis, kan sudah ada aturan Perdanya, tetapi dalam melakukan operasi seyogyanya ada aturan yang harus dijalankan juga bukan semena-mena dan semaunya aturan sendiri, lihat pengemis dijalan langsung main tangkap, kan tidak boleh begitu.

Selain itu, terkait penggunaan kendaraan dinas juga ada aturan yang memperbolehkan, mengizinkan dan menggunakan kendaraan Pemerintah.

“Ini yang kita lihat sepertinya tidak ada, artinya kalaupun terlepas dari tindak pidana pemerasan berarti secara Administrasi Pemerintah menyalahi aturan karena menggunakan kendaraan Pemerintah tidak pada tempatnya,” ucap Budi.

Budi menambahkan, kita pun menggunakan kendaraan kantor ada pengajuan, mau digunakan untuk apa, kapan, jam berapa, kegiatannya apa, jadi bukan asal-asalan kita pakai.

Kita juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak kepolisian yang telah bertindak cepat menangkap pelaku pemerasan terhadap seorang pengemis yang merupakan oknum Satpol PP yang di BKO kan ke Dinas Sosial Kota Batam.

Harapannya ini menjadi pembelajaran terhadap instansi lainnya agar kejadian ini tidak terulang kembali, tutup Budi.

Yuyun@www.raaio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY