Dewan Sepakati Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Sebesar 1.314 Triliun Lebih

0
890

NARASI- Rapat paripurna ranperda pengesahan APBD Perubahan yang dilaksanakan di gedung DPRD Bintan bersama pemkab Bintan dikantor Bapelitbang Bintan melalui video teleconference.

Bupati Bintan Apri Sujadi Memperlihatkan Salinan Perubahan APBD Kepada DPRD Melalui Vidio Teleconference di Kantor Bapelitbang Bintan.

Dalam laporan Banggar yang disampaikan oleh Sekwan Muhammad Hendri. Dari hasil pembahasan Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bintan, proyeksi pendapatan daerah pada APBD murni ditetapkan sebesar Rp1,32 triliun.

Sekretaris Banggar , Muhamad Hendri Membacakan Hasil Perubahan APBD Didepan Sejumlah Anggota Dewan Bintan

Sedangkan dalam pembahasan Perubahan APBD 2020, pendapatan diproyeksikan sebesar Rp1,109 triliun, atau berkurang sekitar Rp214,1 miliar.

Sejumlah Anggota Dewan Fokus Mendegarkan Rapat Paripurna Pengesahan Ranperda Perubahan APBD

Menurut Hendri dalam bacaanya, Proyeksi pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2020 bersumber dari PAD sebesar Rp168,2 miliar.

Sejumlah Dewan Hadir pada Paripurna Pengesahan Ranperda Melalui Vidio Teleconference.

Target ini turun sekitar 44,49 persen dibandingkan proyeksi pada APBD murni, senilai Rp303 miliar. Kemudian, bersumber dari dana perimbangan sebesar Rp788.095 miliar, serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp153,388 miliar.

Sekretaris Banggar Berbincang Bersama Anggota Dewan Sebelum Rapat Ranperda Pengesahan Perubahan APBD.

Sedangkan untuk belanja daerah, pada kebijakan APBD murni tahun anggaran 2020, ditetapkan sebesar Rp1,363 triliun. Dengan rincian belanja tidak langsung sebesar Rp670,077 miliar.

Bupati Bintan Mendengarkan Pembicaraan Salinan Pengesahan Ranperda Perubahan APBD Melalui Teleconference.

Sedangkan belanja langsung sebesar Rp693,117 miliar. Sementara, pada struktur Ranperda Perubahan APBD 2020 yang disahkan ini, total belanja daerah disepakati sebesar Rp1,313 triliun. Dengan rincian belanja tidak langsung sebesar Rp725,001 miliar. Sementara, belanja langsung diproyeksikan sebesar Rp588,869 miliar.

Sejumlah Amggota Dewan Mengisi Absensi Saat Memasuki Ruang Rapat.

“Total belanja daerah sampai akhir tahun 2020 pada Perubahan APBD 2020 ini berkurang sekitar Rp49,323 miliar atau hampir Rp50 miliar, jika dibandingkan total belanja pada APBD murni lalu. Kalau di APBD murni itu total belanjanya Rp1,363 triliun, di Perubahan APBD ini menjadi Rp1,313 triliun,” sebut Hendri. Rabu (16/9).

Usai Rapat Ranperda Pengesahan Perubahan APBD , Komisi I Menandatangani Pemberian Nama Bandara Tambelan.

Belanja daerah sebesar Rp1,313 triliun dibandingkan dengan proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp1,109 triliun, terdapat defisit anggaran sekitar Rp204,17 miliar. Namun penerimaan pembiayaan bersumber dari Silpa 2019, sebesar Rp206,17 miliar.

Wakil Ketua II DPRD Bintan, Agus Hartanto Memasuki Ruang Rapat.

Bupati Bintan Apri Sujadi dalam video teleconference menyampaikan, pihaknya berterimakasih kepada DPRD Bintan yang sudah membahas satu persatu secara rinci.

“Kami pemkab bintan mengucapkan terimakasih kepada DPRS Bintan, semoga sinergitas antar pemda dengan DPRD terus terjalin secara baik demi meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Apri Sujadi, Bupati Bintan. 

Narasi  : jhon
Foto      : jek

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY