Dewi Ang Minta Laporan Dugaan Penipuannya Kembali Diproses Polisi

0
606
foto/yuyun

RASIO.CO, Batam – Dewi Ang pemilik sah tanah dan bangunan yang beralamat di Komplek Perumahan Anggrek Loka Residence Blok C2 No. 9 Batam Kota, meminta Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman untuk memeriksa kembali atas kasus dugaan penggelapan dan pemalsuan dokumen yang dilakukan Reyne Lusiana Bororing.

Saat dijumpai awak media pada Jum’at (12/6), korban Dewi Ang melaporkan Reyne Lusiana Bororing atas dugaan kasus penggelapan dan penipuan serta pemalsuan dokumen kepemilikan tanah dan bangunan berawal dari sewa menyewa antara dirinya dan pelapor.

“Awalnya Reyne Lusiana Bororing menyewa dan ada ikatan kontrak sewa menyewa namun dimasa suami saya masih hidup dipalsukan olehnya,” terang Dewi.

Dewi menceritakan, awalnya bangunan dan tanah yang dimilikinya dibeli dari Agus Rinaldi sebagai pemilik dan sudah dilunasinya.

“Tahun 2018 saya sudah melunasi pembayaran tanah dan bangunan serta balik nama dari Agus Rinaldi kepada saya dari BPR Bank Danamas dengan No surat 2018.213/DirOp/BPRDSP dengan no rekening kredit 6001-0004364-0002 yang diterhitung 26 Maret 2018 tercatat dalam akta Jual Beli PPAT Andreas Timothy dengan No 888/2016 dimana berdasarkan Surat Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia 01 September 2008 no 9-XVII-PPAT-2008 dengan SPHG No 2229/Kelurahan Taman Baloi dengan luas tanah 152 M2,” jelas Dewi.

Dewi menambahkan, kasus pemalsuan dan penggelapan dokumen tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Batam Kota yang saat itu diduga ditangani oleh penyidik bernama Gultom yang akhirnya mandekperkara tersebut hingga dilaporkan ke Propam.

“Penyidik Gultom saat itu dan akhirnya beliau dipindahkan tugasnya ke luar daerah. Sementara itu, kasus pemalsuan dokumen tersebut dilaporkan ke Polsek Batam Kota oleh pemilik pertama Agus,” ucap Dewi.

Ia berharap, dengan laporan ini dapat menerima keadilan dan kebenaran karena ini bisa terjadi pada masyarakat yang lain, sudah 4 tahun saya membeli rumah tapi sampai saat ini belum bisa ditempati.

Ditempat yang sama, Kuasa Hukum korban Dermawan Sinurat kepada awak media mengatakan, ia berharap kasus pemalsuan dan dokumen tersebut menjadi atensi Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman.

“Kita dari kuasa hukum korban meminta kepada Kapolda Kepri Irjen pol Aris Budiman menanggapi atas kasus pemalsuan dokumen tanah dan bangunan milik Dewi,” tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY