Dewi Penyeludup Sabu 1 Kilo Kelabui Petugas Pakai Hijab

0
590

RASIO.CO, Batam – Sungguh tak patut perbuatan terdakwa Dewi Saidah Ariyani, pasalnya modus operandi untuk mengelabui aparat bandara Hang Nadim menyeludupkan sabu menggunakan hijab dan mengaku Hajjah terhadap hakim PN Batam.

Dewi tidaklah sendirian dalam penyeludupan sabu dibandara Hang Nadim, terdakwa berkomplot bersama Lukmanul Hakim bin Sulaiman warga aceh dengan barang bukti 1 kilo narkoba jenis sabu.

Parahnya, terbongkar dipersidangan PN Batam, bahwa komplotannya tertangkap 5 orang dihara yang sama dan 3 lagi dalam proses, sedangkan bos bandaranya bernama Edi(DPO) sebagai pemasok berhasil melarikan diri.

“Kamu telah merusak aklak, dimana menyeludupkan sabu menggunakan hijab dan sekarang di ruang sidang tidak pakai hijab,” kata Majlis hakim ketua Iman Budi Putra Noor didampingi dua hakim anggota.Selasa(20/03).

Dewi mengaku barang haram tersebut didapat dari Adi yang diberikan di depan Alfa mart Nagoya dan diberi uang Rp5 juta , dimana sisanya Rp10 juta setelah barang diterima di jakarta.

Sedangkan Lukman, juga sama, begitu juga bos banarnya bernama Edi dan terdakwa mengaku baru sekali melakukan hal ini terhadap majlis.

“Kalian jaringan, tidak mungkin sendiri, dimana ditangkap saat bersamaan 5 orang,” ujar hakim Iman.

Terdakwa Dewi, telihat meneteskan air mata dan mengaku sudah Hajjah dan melakukan penyeldupan sabu melalui bandara akibat terpaksa karena sudah janda dan punya anak.

Majlis hakim ketua Iman menunda sidang pekan dapan dengan agenda mendegarkan tuntutan JPU dan perbuatan terdakwa dijerat diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (2)Jo Pasal 132 ayat (1) UU R.I. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. maksimal hukuman mati.

APRI@www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY