Dinsos P3A Gandeng GOW dan PGRI Gelar Dialog Mendidik Anak

0
92
Dinsos P3A bersama GOW dan PGRI saat menggelar Dialog. (Foto Forkopimda Lingga).

RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinsos P3A bersama Gabungan Organisasi Wanita dan PGRI Lingga mengelar Dialog Sinergitas Orang Tua dan Guru Dalam Mendidik dan Melindungi Anak di Aula SMA Negeri 1 Lingga. Rabu (24/11).

Ketua GOW Lingga, Maratusholiha Nizar mengajak semua orang tua berperan aktif dalam pengawasan anak. Pengawasan orangtua merupakan hal penting demi perkembangan anak dimasa sekarang.

Selain memberikan hal yang positif, lanjut Maratusholiha, orang tua juga membantu anak dalam mengembangkan potensi diri. yang akan mendorong potensi anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kemampuan kecerdasan yang tinggi dan pengendalian diri yang baik.

“Jadi peran ini tidak hanya pada ibu, namun peran bapak juga menunjang masa depan anak, dari pengaruh lingkungan yang negatif,” kata Maratusholiha dalam sambutannya, pada saat membuka kegiatan di Aula SMA Negeri 1 Lingga.

Ditempat yang sama, Kepala Dinsos P3A, Kisanjaya mengatakan, munculnya kegiatan ini adalah prakarsa dari GOW Lingga, yang kemudian disambut baik oleh pihak dinas. dari hasil diskusi lebih lanjut, pendanaanpun dilakukan secara swadaya dengan melibatkan beberapa organisasi seperti PGRI Kabupaten Lingga dan lembaga peduli anak.

Kisanjaya menjelaskan, dengan tema “Anak hebat, Orang Tua Terlibat” kegiatan dapat dilangsungkan dalam rangka memberikan edukasi kepada orang tua dalam pembinaan/pengawasan karakter anak. dengan melibatkan beberapa narasumber yang diundang dari provinsi, berlatarbelakang pendidikan psikologis, diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat dan dapat mengedukasi para orang tua yang hadir.

“Keinginan GOW untuk memberikan dialog dengan para orang tua dan beberapa lembaga peduli anak. mudah-mudahan output kegiatan ini dapat berlanjut, yang hadir bisa mengedukasi orang tua-orang tua yang tidak hadir. sehingga ilmu ini berkelanjutan,” terangnya.

Sementara itu, PGRI Kabupaten Lingga yang diwakili Wakil Ketua I PGRI, Darwis mengatakan, sejauh pantauannya permasalahan anak di sekolah banyak sekali, tidak terkecuali pada jenjang apapun. dengan kemajuan digitalisasi ini selain mempermudah dalam akses penunjang pendidikan, tetapi pengaruhnya juga besar terhadap lingkungan anak.

Darwis menambahkan, alasan pihaknya menggandeng narasumber berlatarbelakang psikologis, karena memang pada jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar, harus menyertakan surat keterangan psikologi.

“Itu akan kita dudukkan kembali dengan pemangku kebijakan, apakah wajib diterapkan atau tidak,” tutupnya.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY