Efektivitas Masker Katup atau Ventilasi untuk Cegah COVID-19

0
185
foto/ist

RASIO.CO , Jakarta – Masker adalah salah satu atribut protokol kesehatan yang harus digunakan oleh semua orang ketika berpergian keluar rumah atau merawat orang yang sakit. Ada berbagai jenis masker yang bisa dipakai, mulai dari masker bedah, masker kain, dan masker N95.

Namun, beberapa orang masih memilih memakai masker yang dilengkapi dengan katup atau ventilasi. Alasannya, di samping memiliki model yang bagus, masker jenis ini lebih nyaman untuk bernapas. Beberapa institusi kesehatan global, seperti CDC dan WHO, tidak merekomendasikan masker katup atau berventilasi untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Masker ini umum dipakai oleh para pekerja di bidang industri, karena katup atau ventilasinya mampu menyaring debu, polusi, dan partikel kecil lainnya. Selain itu, masker ini juga dapat mempermudah penggunanya untuk bernapas lebih lega.

Meski begitu, masker katup atau ventilasi tidak bisa menyaring hembusan napas dengan baik. Hal ini memungkinkan percikan lendir atau air liur (droplet) yang dihembuskan dapat mencapai orang lain dan berpotensi menyebarkan virus Corona.

Selain itu, masker katup atau ventilasi juga biasanya dibuat hanya terdiri dari 1 lapis. Padahal, kriteria masker yang baik digunakan untuk mencegah penularan COVID-19 adalah masker yang terdiri dari 3 lapis.Jadi, Apakah Masker Katup Layak Digunakan untuk Mencegah COVID-19?

Kesimpulannya, masker katup atau ventilasi tidak dianjurkan untuk dipakai sebagai alat pelindung diri (APD) dalam mencegah penularan virus Corona. Masker ini mungkin bisa melindungi pemakainya dari paparan virus tersebut, tapi tidak mampu melindungi orang lain dari COVID-19.

Penting untuk diingat, sejatinya fungsi masker bukan hanya untuk menjaga diri kita sendiri, tapi juga orang lain di sekitar kita. Jadi, bagi kamu yang masih memakai masker katup atau ventilasi, mulai saat ini beralihlah ke jenis masker lainnya yang aman untuk digunakan, ya.

Masker yang direkomendasikan untuk dipakai saat ini adalah masker yang didobel, yaitu masker bedah pada lapisan pertama dan masker kain di lapisan kedua. Masker dobel diketahui dapat mencegah penularan virus Corona hingga 96,4%.

Selain menggunakan masker, kamu juga dianjurkan untuk sering mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer, menerapkan physical distancing, menghindari kerumunan, dan melakukan vaksinasi guna melindungi diri dari COVID-19.

Sumber : alodokter.com

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY