Erlina laporkan Bank BPR Agra Dhana ke OJK Terkait Pidana Perbankan

2139

RASIO.CO, Batam – Erlina didampingi Kuasa Hukum Manuel P. Tampubolon melaporkan dugaan Tindak Pidana Perbankan yang dilakukan Bank BPR Agra Dhana ke Otoritas Jasa Keuangan(OJK) di Batamcentre.Jumat(06/07).

Laporan dugaan pidana perbankan yang dilakukan Bank BPR Agra Dhana terhadap Erlina ke OJK sesuai Pasal 49 Ayat(1) huruf a dan b UU RI no 10 tahun1998 bahwa kewenangan penyidikan dilakukan PPNS yang dipekerjakan di OJK.

Pantauan lapangan, korban bersama kuasa hukumnya terlihat menyambangi kantor OJK sekira pukul 10,15 WIB dan diterima salah seorang pengawainya serta berlanjut menyerahkan dokumen ke pak Risky dengan laporan tanda terima 002638.

“Benar sudah kami laporkan terkait dugaan tindak pidana perbankan yang diduga dilakukan Bank BPR Agra Dhana,” Kata Erlina didampingi kuasa hukumnya nya di kantor OJK Batam.

Peristiwa bermula korban , Dimana Kurun Waktu dari Tanggal 28 Juli 2015 hingga Tanggal 01 Oktober 2015, Pelapor Erlina selaku Mantan Direktur Bank BPR Agra Dhana telah dipaksa oleh Jajaran Komisaris beserta Direksi PT.BPR Agra Dhana untuk melakukan pembayaran ke Rekening BPR Agra Dhana yang nilainya mencapai Rp.929.853..879.

Dimana Erlina hingga saat ini telah berupaya untuk meminta kepada Jajaran Komisaris beserta Direksi BPR Agra Dhana mengenai “Pencatatan Perincian Untuk Pembayaran Apa Saja” dalam laporan keuangan BPR Agra Dhana tahun 2015 yang telah diaudit OJK. dan dana tersebut telah disetorkan Erlina ke rekening BPR Agra Dhana.

Sebelumnya, Erlina bersama PHnya sekira tanggal 26 januari 2018 bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor OJK Propinsi Kepulauan Riau. atas undangan OJK terjadi pertemuan dimana sesuai risalah rapatNomor : RR-ZS/K0.0502/2018 OTORITAS JASA KEUANGAN.

Dalam pertemuan di Kantor OJK Kepulauan Riau tersebut di atas, terungkap bahwa Jajaran Komisaris beserta Direksi PT BPR Agra Dhana tidak dapat menjelaskan dalam laporan Keuangan tahun Buku 2015 yang telah dilaporkan dan diaudit oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK), tentang “Pencatatan Perincian Untuk Pembayaran Apa Saja”

Uang sebesar Rp.929.853..879,yang telah diminta oleh Jajaran Komisaris beserta Direksi BPR Agra Dhana kepada Pelapor Erlina dan telah disetorkan ke Rekening PT BPR Agra Dhana.

Bahwa karena Pihak Jajaran Komisaris beserta Direksi PT BPR Agra Dhana tidak dapat menjelaskan dalam Laporan Keuangan Tahun Buku 2015 yang telah dilaporkan dan diaudit oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK), tentang ”PENCATATAN Perincian Untuk Pembayaran Apa Saja” uang sebesar Rp.929.853..879,yang telah diminta oleh Jajaran Komisaris beserta Direksi kepada Pelapor dan telah disetorkan oleh Pelapor ke Rekening BPR Agra Dhana, maka perbuatan/tindakan jajaran Komisaris beserta Direksi PT BPR Agra Dhana tersebut telah mengarah kepada :

Dugaan Tindak Pidana melanggar pasal 49 ayat(1) huruf a,b UU RIno 10 tahun 1998 tentang perubahan UU no 7 tahun 1992 tentang perbankan.

Sedangkan alat bukti laporan yang diserahkan erlina sebagai pelapor terhadap OJK,

A. Bukti-Bukti Penyetoran Uang Yang Telah Dilakukan Oleh erlina Ke Rekening PT BPR AGRA DHANA Dalam Kurun Waktu Tanggal 281uli 2015 hingga Tanggal 01 Oktober 2015 Sebesar Total Rp.929.853..879,(Sembilan Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Delapan Ratus Tujuh Puluh Sembilan Rupiah),

B. RlSALAH RAPAT Nomor : RR-ZS/K0.0502/2018 OTORITAS JASA KEUANGAN Pada Hari Jumat Tanggal 26 Januari 2018, Bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Propinsi Kepulauan Riau.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda