Gegara Edarkan Sabu 1,36 Gram Kadafi di Sidang

125

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Muhammad Kadafi Asal Aceh, akhirnya duduk dibangku pesakitan PN Batam akibat diketahui mengedarkan narkotika jenis sabu 1,36 gram.

Ironisnya, dalam dakwaan JPU Batam, terdakwa Kadafi mendapatkan barang tersebut dari Simpang Dam, Mukakuning tepatnya kampung Aceh Batam.

Barang haram itu didapatnya dari rekannya Diki selanjutnya dijual kembali ke Wanda(DPO) dan harga sabu tersebut dibeli Rp800 ribu.

“Ditangkap Maret 2018 dimana sedang transaksi didareah bukit senyum Batam,” Kata JPU membacakan dakwaan beberapa waktu lalu. Selasa(12/06).

Lanjutnya, Sabtu tanggal 03 Maret 2018 sekira pukul 15.00 Wib terdakwa telah menghubungi Sdr. Diki melalui Handphone untuk memesan Narkotika jenis sabu – sabu.

Setelah sepakat Kemudian terdakwa dan Sdr. Diki bertemu di Ruli Simpang Dam Muka Kuning Kota Batam. Sesampainya di Ruli Simpang Dam lalu Sdr. Diki langsung memberikan 1 (satu) bungkus Narkotika jenis sabu – sabu yang dibungkus dengan plastik transparan kemudian sabu – sabu tersebut terdakwa bawa pergi.

Pada malam harinya sekira pukul 20.00 Wib terdakwa dihubungi oleh Sdr. Wanda (DPO) untuk memesan sabu – sabu dan meminta terdakwa untuk mengantarkannya diseputaran Ruli Bukit Senyum.

Kemudian pada saat terdakwa hendak mengantarkans sabu – sabu kepada Sdr. Wanda kemudian datang saksi Baktiar, saksi Yohanes Triantoro, saksi Kristian Poltak, saksi Tommy Herwandy Gultom, dan saksi Ade Putra melakukan penangkapan.

Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 3 (tiga) paket Narkotika jenis sabu – sabu dan beberapa lembar plastik transparan kosong didalam dompet terdakwa yang terdakwa akui sebegai milik terdakwa dengan tujuan untuk dijual.

Perbuatan Terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda