Gubernur Ansar Hadiri Wisuda Sarjana XVI Umrah

0
31
foto/ist

RASIO.CO , TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengatakan bahwa menjadi wisudawan/ wisudawati bukan lah akhir dalam perjalanan menimba ilmu. Karena sejatinya setelah wisuda, baru perjalanan awal untuk berkontribusi baik untuk keluaga, masyarakat, bangsa dan negara.

“Teruslah berkarya dan beriteraksi menambah keilmuan saudara dimanapun berada. Saya sebagai Gubernur saja setiap hari belajar, agar tidak ketinggalan dengan perkembangan,” kata Ansar saat memberikan sambutan pada acara Sidang Terbuka Senat Universitas Maritim Raja Ali Haji, Wisuda Sarjana XVI di Auditorium Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Pulau Dompak, Selasa (30/03).

Turut hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Kesra Mahadi Rahman, Kepala badan Kesbangpol Linmas Lamidi, Kepala Biro Kesra Aiyyub, Perwakilan FKPD, Wakil Rektor I Umrah Viktor Amrifo, Wakil Rektor II Umrah Agus Salim, Para Dekan UMrah serta para orang tua wisudawan.

Kepada wisudawan/ wisudawati, Ansar juga berpesan agar mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari di Kampus. Untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang ada di Kepulauan Riau.

“Ilmu yang didapat bagikan kepada masyarakat. Teruslah mengasah keterampilan agar dapat menjadi para entrepreneur baru serta para motivator-motivator baru yang dapat memberikan pendampingan guna meningkatkan produktivitas masyarakat,” katanya.

Gubernur Ansar menyampaikan bahwa berdasarkan survey dari lembaga yang kredibel, diperediksikan bahwa apada tahun 2045 Indonesia akan tumbuh menjadi salah satu negara dengan perekonomian terbesar, sejajar dengan Tiongkok dan Amerika Sarikat.

Hal ini sangat mendasar karena bangsa ini dianugerahi bonus demografi yang merupakan suatu keadaan di mana penduduk yang masuk ke dalam usia produktif jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia tidak produktif. Bonus demografi ini tentunya bis amenjadi ancaman dan keuntungan yang harus diantisipasi. Menjadi ancaman apabila tidak mampu memanfaatkannya dengan membangun SDM yang lebih baik lagi.

“Oleh karena itu Pemerintah Provinsi bersungguh-sungguh dari waktu ke waktu bersama entitas pendidikan membangun mutu dan kualitas pendidikan mulai dari jenjang pendidkan yang paling dasar, mulai dari tingkat pedesaan hingga perkotaan sehingga bonus demografi yang menopang kemajuan bangsa dapat kita nikmati dalam waktu yang tidak lama lagi,” jelasnya.

Ansar juga menyampaikan kondis terkini perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemic Covid-19, dintaranya menurunnya pertumbuhan ekonomi yang sempat menyentuh minus 6,6 persen.

Namun dengan berbagi kebijakan baik program pemberdayaan masyarakat untuk mendorong UMKM, relaksasai dan pemberian insentif bagi para investor, menggenjot ekspor dan menekan impor, membuka secara perlahan sektor pariwisata serta mendorong konsumsi masyarakat dan belanja Pemerintah Provinsi serta Kabupaten Kota maka kita harapkan diawal tahun 2022 perekonomian akan tumbuh positif diangka 1,8 sampai dengan 3,5 persen.

“Masih banyak peluang yang terbuka lebar untuk kemajuan Kepri diantaranya sektor perikanan dan kelautan, bisnis logistik, Oil dan gas serta berbagai peluang lainnya. Saya ajak semua, khususnya wisudawan untuk menangkap ruang peluang yang masih besar ini untuk memajukan Kepri. Jangan hanya ingin menjadi PNS apalagi honor Pemprov,” ajaknya.

Sementara itu dalam rekaman Video yang ditampilkan, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan pada kesempatan ini juga turut memberikan selamat dan pesan kepada Wisuda Sarjana XVI UMRAH.

“Majukan sektor kemaritiman di Indonesia. Para alumni harus memberikan sumbangsihnya, terus berinovasi dan ciptakan berbagai hal untuk memajukan bangsa dan membanggakan almamater. Jadikan UMRAH jadi kampus yang cerdas, madani dan transfromatif. Banggalah menjadi anak muda Indoensia untuk menatap masa depan yang terbaik,” pesannya.

Dalam pada itu Rektor UMRAH Agung Dhamar syakti dalam sambutannya melapokan bahwa Wisuda Sarjana XVI berjumlah 378, dan prosesi wisuda dilakukan dengan protokol kesehatan dengan menghadirkan hanya sebagian mahawsiswa di auditorium dan selebihnya mengikuti melalaui zoom meeting.

Untuk kedepan dirinya berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/ Kota untuk memberikan kemudahan akses bagi para mahasiswa Kepri yang sebagian besar anak tempatan untuk dapat mengeyam bangku perkuliahan.

“Harapan kami agar Pemda, baik Provinsi dan Kabupaten/Kota agar terus dapat berkontribusi dengan memberikan fasilitas berupa program beasiswa bagi anak-anak kepri sehingga ikut berkontrbusi bagi kemajuan bangsa, negara dan agama,” harapnya.

Sebelumnya Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad beserta Rektor, Dekan, tenaga pendidik serta Civitas Univeristas maritime Raja Ali Haji, melakukan peletakan Batu Pertama pembangunan Masjid Muhitul Ulum yang berari Masjid yang menjadi Samudera pengetahuan yang terletak berada di bagian paling belakang Kampus.

Redaksi@www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY