Hari ke-3 PPKM, 11 Ribu Pengendara Putar Balik Work From home

0
173

RASIO.CO, Batam – Untuk menekan penyebaran covid-19 melalui program PPKM darurat dijalankan lebih kurang 11 ribu pengendara roda dua dan empat disuruh putar arah untuk melakukan pekerjaan dirumah atau Work From home.

“Diwilayah Batam ada 54 titik penyekatan dan 11 titik diwilayah Tanjungpinang, sekitar 18.384 kendaraan yang kita lakukan pemeriksaan dan 11.000 kendaraan kita lakukan putar balik karena sudah termasuk kedalam sektor yang memang harus melakukan pekerjaan dirumah atau Work From home.” kataKabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S. usai mengunjungi posko-posko penyekatan di Batam.Rabu(14/07).

Kata dia, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu, Kami juga melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk yaitu di pelabuhan Domestik Sekupang dan Pelabuhan Internasional Batam Center

“Dalam pelaksanaan PPKM ini kami melibatkan 681 Personel Polri dari Polda Kepri, Polresta Barelang dan Polres Tanjungpinang dan kita juga didukung oleh rekan-rekan dari satuan TNI, Dinas Kesehatan, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan sebanyak 560 Personel,” ujarnya.

Dari pantauan kita, lanjutnya,  khususnya masyarakat di Kota Batam ini cukup koorperatif dan mereka bisa memahami dan kita juga sudah membekali kepada seluruh anggota didalam melaksanakan tugas penyekatan kita lakukan dengan cara-cara persuasif, humanis namun kita juga tegas dalam pelaksanaan PPKM ini.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Yos Guntur, Pada saat ini juga kita gelar Operasi Aman Nusa II lanjutan dalam mendukung pelaksanaan PPKM, Jadi didalam pelaksanaan nya anggota tidak ragu-ragu dalam melakukan pemeriksaan, diawali dengan memberikan edukasi secara humanis.

Dan didalam operasi ini juga ada satgas penindakan dengan merujuk dasar hukum yang jelas dalam melakukan penindakan seperti pasal-pasal didalam KUHP yaitu pasal 214 sampai 218, undang-udang kekarantinaan maupun undang-undang tentang wabah penyakit menular.

“Kami dari TNI-Polri siap melaksanakan kebijakan pemerintah dan menjadi garda terdepan dalam mengingatkan masyarakat, dan tentunya ini juga harus diimbangi oleh kesadaran yang tinggi juga oleh Masyarakat.”

“Dimohon pengertian seluruh masyarakat bahwa kegiatan ini adalah untuk keselamatan kita semua. Dan kami yang diberikan amanah tentunya juga akan melaksanakan tugas ini dengn sebaik mungkin,” kata Kapolresta Barelang.

adi@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY