Indra Syahril Cs Jaringan Sabu 30 Kilo Disidang PN Batam

0
381

RASIO.CO, Batam – Diduga Empat terdakwa Indra Syahril, Suriyanto, Prastiadona dan Nasrul penjemput sabu di wilayah OPL seberat 30.837 Gram yang merupakanb tangkapan Ditpolairud Polda Kepri Bergulir dipersidangan PN Batam.

Sidang yang dipimpin hakim majelis ketua dan Cristo E.N Sitorus, SH, M.Hum didampingi hakim anggota Martha Napitupulu, SH,MH dan Renni Pitua Ambarita S.H, dengan JPU Rosmalina SH.MHum. dalam agenda sidang pembacaan dakwaa serta saksi penangkap. Selasa(03/12).

Dalam dakwaannya Rosmalina membacakan, Terdakwa Indra Syahril dihubungi mafia narkoba Yusri M NUr alias Adam alias Agam Putra yang telah ditetapkan DPO oleh kepolisian untuk berangkat menjemput sabu ke Malaysia dan dijawab terdakwa Ok.

Lalu terdakwa Indra memberitahu terdakwa Prastiadonna agar untuk siap-siap besok berangkat dan bila berhasil akan mendapat upah masing-masing Rp15 juta dan esok harinya Yusri alias Agam(DPO) menghubungi Suriyanto untuk mengambil uang di dekat mini market Patra Mart Nongsa.

Dan Yusri(DPO) menyerahkan uang di dekat mini market tersebut uang senilai Rp1,8 juta untk berangkat ke Malaysia dari pelabuhan internasional Batamcentre dan natinya di negara jiran menginap Hotel KSL Johor Bahru yang telah disiapkan Piter(DPO).

Yusri dan Piter datang menemui Terdakwa di hotel KSL Johor Bahru dan Yusri mengatakan “Besok pagi pulang ke Batam nanti seperti biasa Piter jemput di Hotel” dan memberikan uang RM.1000 ditambah RP.1.000.000.- untuk biaya pulang dari Malaysia ke Batam dengan membawa sabu.

Lalu pada hari Jum’at tanggal 23 Agustus 2019 sekira jam 05.30 waktu Malaysia Sdr. Piter menghubungi Terdakwa dan mengatakan “Kalian siap-siap, saya sudah di jalan menuju hotel” lalu Terdakwa dan Saksi Suriyanto siap-siap dengan menggunakan pakaian Wearpack yang seolah-olah Terdakwa dan Saksi Suriyanto adalah kru kapal.

Terdakwa menuju sungai Rengit Johor Baru dan sesampainya di Sungai Rengit Johor Baru, Piter mengeluarkan 4 buah ember oli yang di dalamnya berisikan sabu, lalu Terdakwa dan Saksi Suriyanto mengambil dan membawa ember tersebut masing-masing 2 buah ember menuju pinggir pantai dan naik ke speedboat pancung sewa yang ada di pinggir pantai yang biasa dipergunakan kru kapal menuju ke Kapal Tanker terapung MT.Unicorn di OPL (Out Port Limit).

Terdakwa dan Saksi Suriyanto naik ke kapal tanker terapung tersebut dan sekira jam 07.45 Wib. Terdakwa dan Saksi Suriyanto dijemput boat pancung service dari pelabuhan apung Go Boat yang berada di Bengkong laut Batam yang sudah dipesan sebelumnya pada saat Terdakwa dan Saksi Suriyanto tiba di Sungai Rengit.

Terdakwa dan Saksi Suriyanto naik boat pancung service tersebut menuju Batam, namun pada saat melintas di Perairan Laut Putri Nongsa Kota Batam, boat yang ditumpangi Terdakwa dan Saksi Suriyanto dicegat petugas patroli Polairud Polda Kepri.

Dilakukan pemeriksaan terhadap 4buah ember bawaan Terdakwa dan Saksi Suriyanto dan dari hasil pemeriksaan 4 ember bawaan Terdakwa dan Saksi Suriyanto berisikan bungkusan plastik berisi serbuk kristal yang diduga Narkotika jenis sabu, selanjutnya Terdakwa dan Saksi Suriyanto diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Ditres Narkoba Polda Kepri.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY