Ini Kronologis Kejadian Kebakaran di Ruli Baverly Batam

Gubernur Tinjau Korban Kebaran Batam

249

RASIO.CO, Batam – Peristiwa kebakaran di rumah liar samping perumahan elit Baverly Batam yang meluluh lantakkan rumah warga, sehingga 194 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal dan diprediksi kerugian berkisar Rp4 milyar.

Akibat kebakaran ini terjadi sekitar pukul 3.00 WIB dinihari, warga terpaksa ditampung ditempat penampungan sementara di lokasi gedumg bersama Pemko Batam, namun dalam peristiwa kebakaran seorang warga mengalami luka-luka dan korban meninggal tidak ada sesuai pepan pengumuman Panitia Posko.

Terlihat dipapan darurat tersebut struktur panitia Posko sebagai Pembina Camat Batamkota, Dinsos Batam, Tagana Batam, Polsek batamkota dan Koramil. sedangkan ketua Ibu Animan RT03, Sekretaris Alan, bendahara 1, Efri Yansyah.

Sementara itu, atas peristiwa tersebut bantuan mulai bergulir dan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun turun langsung melihat lokasi kebakaran serta sekaligus membawa bantuan bagi warga yang menjadi korban kebakaran.

Nurdin terlihat di lokasi lahan parkir gedung bersama mengcroscek kesiapan tenda serta dapur umum untuk kebutahan warga korban kebakaran dan lebih kurang 595 warga kehilangan tempat tinggal. bahkan Nurdin berjanji akan membantu anak warga korban kebakaran yang bersekolah.

“Untuk anak warga yang sekolah akan kita bantu, namun tidak perlu banyak bicara , kalau bisa banyak kerja,” kata Nurdin dilokasi. Sabtu(14/07).

Selain itu, Kata Nurdin, bantuan sementara bagi wargasudah kita datangkan dan jika kurang di nantinya akan ditambah dan walikota batam juga sudah menurunkan bantuan,”ujarnya.

Sementara itu, dilokasi terlihat bantuan sudah bergulir terhadap korban kebakaran dan terlihat sembako berupa beras, indomi, dll serta selimut serta pakaian.

Sebelumnya, Ratusan Rumah Liar(Ruli) di RT 05/RW 28 Kampung Belian yang berada di tengah kota tepatnya di belakang Gedung Bersama Pemko Batam ludes dilalap sijogo merah subuh dinihari tadi,akibat kebaran tersebut lebih kurang 192 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Sabtu(14/07).

Pantauan lapangan, terlihat warga terlihat hanya pasrah melihat rumah mereka rata dengan tanah dilalp sijago merah dan terlihat siang ini para korban kebaran didata pemerintah setempat
bersama kepolisian Polresta Barelang.

Belum diketahui penyebabnya dan dari mana api berasal. Namun pantauan di lokasi kondisi
bangunan yang ada di kawasan tersebut, sudah rata dengan tanah.

Informasi yang didapat, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, saat seluruh warga
terlelap tidur. Namun, sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

“Kami tidak tahu dari mana asal api, tapi tiba-tiba dengar teriakan orang dari luar dan melihat api sudah besar dari arah dalam,” ujar seorang warga yang mengevakuasi barang-barangnya di halaman Gedung Bersama Pemko Batam.

Dilanjutnya, api dengan cepat melahap rumah di kawasan itu. Bahkan rumah berada tepat di belakang Gedung Bersama turut ludes.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.20 WIB. Tampak di lokasi polisi bersama petugas pemadam kebakaran membantu evakusi serta memastikan api sudah padam.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Hengki Data yang didapatkan, korban kebakaran yang mengungsi hingga 595 dengan jumlah 192 KK.

“Jumlahnya bertambah dari 594 jiwa kini bertambah jumlahnya menjadi 595 dan 192 KK. Saya perintahkan ratusan personel Sabhara polres Barelang turun membantu ke lokasi tersebut untuk menjaga daerah itu,” ujar Hengki kepada batamnews.co.id, Sabtu (14/7/2018) di lokasi kebakaran.

Saat ini anggotanya turun menyelidiki sumber kebakaraan. Dinas Sosial membuka dapur umum untuk membantu para korban.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda