Ini Target Operasi Keselamatan Seligi 2019

0
207

RASIO.CO, Batam – Untuk Mewujudkan dan memilihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas, Jajaran Kepolisian Polda kepri kembali menggelar Operasi Keselamatan Seligi 2019 yang dilaksanakan selama 14 hari. Selasa(30/04).

Operasi dimulai tanggal 29 April 2019 sampai dengan tanggal 12 Mei 2019, Ditandai dengan Apel Pasukan di Mapolda yang dipimpin Waka Polda Kepri Brigjen Pol. Yan Fitri dan dihadiri pejabat utama serta personil.

“Lebih kurang Kepri sebanyak 110 Personil ditambah dan disesuaikan dengan Polres/ta jajaran Polda Kepri,”

“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, Membangun budaya tertib berlalu lintas dan Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik,” Kata Dirlantas Polda Kepri.Senin(29/04).

Dirlantas mengatakan, juga dibentuk 5 Satgas yaitu, Satgas Deteksi Dini, Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Penegakan Hukum, dan Satgas Bantuan Operasi. Dihimbau kepada masyarakat Kepulauan Riau,

“Saat ini Polda Kepri dan jajaran sedang melaksanakan Operasi Keselamatan Seligi 2019 yang dikedepankan dalam Operasi ini adalah teguran dan sosialisasi berdisiplin berlalu lintas dapat meningkat di masyarakat terutama kepada orang tua yang anaknya masih di bangku sekolah jangan diberikan untuk menggunakan kendaraan”ujarnya.

Sedangkan Wakapolda Kepri Brigjen Pol.Yan Fitri, Membacakan amanat Kakorlantas Polri Irjen Pol.Refdi Andri apel gelar pasukan dilaksanakan pasca Pileg dan Pilpres tahun 2019 dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci ramadhan 1440 Hijriah serta untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung sehingga kegiatan Operasi dapat berjalan dengan optimal.

Selain itu, Prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi karena berpotensi sebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas sebagai berikut :
– Menggunakan Handphone saat mengemudi
– Tidak menggunakan Safety belt
– Menaikan dan menurunkan penumpang dijalan yang tidak pada tempatnya
– Melawan arus lalu lintas
– Mengendari kendaraan dibawah pengaruh narkoba, alkohol/Miras.
– Mengemudikan kendaraan dibawah umur
– Melebihi batas kecepatan maksimal
– Menggunakan bahu jalan bukan peruntukkanya

Pelaksanaan Operasi keselamatan diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan Operasi yaitu, Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dijalan raya, Meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan terbentuknya opini positif dan tertib berlalu lintas,”papar Wakapolda.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY