Ini Terdakwa Gelper Berbau Judi jadi “Tumbal” di Batam

272

RASIO.CO, Batam – Diduga Pekerja Gelanggang Permainan(Gelper) tampa izin alais ilegal Selalu jadi korban oleh pemiliknya dan parahnya berujung dipersidangan pengadilan Negeri(PN) Batam.Minggu(08/07).

Ironisnya, para pemilik atau pengusaha nakal sering lolos , baik yang mendapat izin dari Pemko Batam memalui BPM atau atau sama sekali ilegal. dan terbukti gelper berbau judi sudah puluhan disidang di PN Batam.

Seperti saat ini kasus tiga terdakwa Murni, Nurbaya dan Novi merupakan wasit dan satu terdakwa Ade merupakan pemain dan parahnya arena Gelper alias Jekpot ilegal yang terletak di kampung Aceh, simpang Dan Batam tersebut sudah puluhan klai digrebek kepolisian.

Keempat terdakwa dalam persidangan mengakui bekerja sebagai wasit dan kasir selama sebulan, namun pemilik berhasil melarikan diri sehingga pekerja yang berhasil diamankan kepolisian.

Agenda sidang.Selasa(03/07) di PN Batam mendengarkan keterangan saksi penangkap Epi Chanda dengan JPU penganti Ari Prastyio serta majlis hakim ketua Iman didampingi dua hakim anggota.

“Penangkapan atas informasi masyarakat adanya judi gelper dan diamankan empat terdakwa dan barang bukti lainnya,”kata Epi ruang sidang Let.Jen.TNI(purn)Ali Said PN Batam.

Sementara itu tiga terdakwa merupakan wasit serta kasir dan seorang pemain mengakui perbuatannya dan sudah bekerja sebulan lebih dilokasi gelpeer liar tersebut.

“Modusnya judinya y mengisi mesin dengan menukarkan koin Rp50 ribu dan kalau pemain menang dapat ditukar rokok lalu dapat ditukar uang lagi,” kata Murni.

Usai mendegarkan keterangan saksi penangkap dan pemeriksaan terdakwa, sidang dilanjutkan majlis hakim pekan depan dengan agenda mendegarkan tuntutan JPU.

Diketahui, lokasi gelper yang terletak di kamoung Aceh simpang dam mukakuning Batam digerek kepolisian Polresta Barelang bula April 2018 sekira pukul 01.00 Wib Malam.

Barang bukti yang diamankan, 1 (Satu) unit mesintembakikan • 1 (satu) chip mesintembakikan • 1 (Satu) buahkuncimesintembakikan • uangtunaipecahan Rp.20.000, (12 lembar) dan Rp.10.000,- (1 lembar) total sejumlah Rp.250.000,- (duaratus lima puluhribu rupiah) uanghasilkemenangan.

Terdakwa dijerat , Perbuatan para Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 303 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 2 Ayat (1) UU RI No. 7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjuadian.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda