INSA Sampaikan Hambatan Industri Kemaritiman Kepada BP Batam

0
487

RASIO.CO, Batam – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar diskusi terkait penyelesaian yang menghambat perkembangan dan pemberdayaan industri maritim di Batam, bertempat di Travelodge Hotel Jodoh, Batam, Rabu (11/3).

Ketua DPC INSA Batam, Osman Hasyim mengatakan dengan adanya virus Corona saat ini tentunya berdampak di Industri Kemaritiman Batam.

Dimana bahan baku kita tidak berproduksi, 5 persen bahan baku yang berasal dari Cina produksinya akan terganggu sehingga tidak bisa menghasilkan bahan jadi.

“Hari ini kita melakukan diskusi bersama BP Batam untuk mencari solusi terhadap masalah dan hambatan yang ada di industri kemaritiman, dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam menjadi lebih baik,” ujar Osman.

Osman menjelaskan, dalam kegiatan diskusi ini kita sudah merancang bagaimana untuk menyelesaikan hambatan-hambatan yang ada.

Selain itu kita juga akan bersama-sama mempromosikan Batam dengan harapan membawa sebanyak banyaknya investor datang ke Batam untuk berinvestasi.

“Kita opitimis untuk memanfaatkan semua peluang yang ada terutama letak Batam yang strategis khususnya di bidang maritim,” tutup Osman.

Sementara itu Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan akan meninjau kembali Peraturan Kepala (Perka) yang dikeluarkan tahun 2018 dan akan disesuaikan dengan Peraturan Menteri Perhubungan dan Menteri Keuangan.

Harapannya dengan peninjauan ini Perka yang baru tidak akan merugikan para pengusaha pelayarandan BP Batam, tutup Rudi.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY