Isdianto Ajak Driver Online dan Angkutan Darat Patuhi Protokol Covid-19

0
244

RASIO.CO, Batam – Gubernur Kepri Isdianto berikan sosialisasi Protokol Covid-19 kepada pekerja angkutan online sekaligus temu ramah bersama rekan rekan Gojek, Grab dan Maxim se-kota Batam, di Golden Prawn, Bengkong, Rabu (23/9).

Turut hadir Gubernur Kepri, Isdianto, Ketua Pembina Organda Kepri sekaligus Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging, Ketua Harian Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana serta rekan-rekan Gojek, Grab dan Maxim se-kota Batam.

Gubernur Kepri, Isdianto mengatakan, dalam kegiatan hari ini saya arahkan kepada semua peserta sosialisasi tentunya untuk tetap dapat mematuhi protokol kesehatan.

“Tidak sebatas mereka saja, tentu harapan saya mereka juga menyampaikan kepada keluarga dirumah serta kerabat-kerabat lainnya. Dengan tetap mendisiplinkan diri terhadap protokol kesehatan,” ujar Isdianto.

Isdianto menegaskan, karena kita tau saat ini jumlah pasien positif di Kepri selalu meningkat. Ini yang kita khawatirkan dari dulu, cluster dalam ini yang akan meningkat.

“Karena cluster dalam sudah menyebar antara sesamanya, karena itu kita tekan betul kepada masyarakat untuk membantu kita pemerintah selalu mendisiplinkan diri,” tegas Isdianto.

Dengan mendisiplinkan diri harapan kita tentunya Covid-19 ini bisa teratasi bersama-sama, kalau tidak kita lakukan bersama-sama saya yakin dan percaya semua akan sulit diselesaikan, tutup Isdianto.

Sementara itu Ketua Pembina Organda Kepri sekaligus Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging, mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan agenda protokol kesehatan bagi angkutan online dan angkutan darat pada umumnya.

“Kami merasa perlu menjembatin apa yang menjadi kepentingan publik, karena kita tau angkutan ojek online dan taksi online perlu adanya peran serta dari Pemerintah,” tegas Uba.

Selain itu, moment ini juga digunakan untuk menyampaikan apa yang menjadi permasalahan dalam transportasi online dan angkutan darat di Batam.

Uba menambahkan, sebagaimana kita ketahui bahwa pekerja ataupun teman driver disini cukup banyak jumlahnya tentu memerlukan dukungan dari Pemerintah.

“Dukungan dalam hal apa, ya legalitas atau dukungan-dukungan lainnya yang membuat mereka bisa nyaman,” ungkapnya.

“Kehadiran mereka ini sangat membantu pemerintah dalam hal menciptakan lapangan pekerjaan, pemerintah tidak perlu mengeluarkan uang, mereka sudah bisa bekerja,” tambah Uba.

Dalam hal ini tentu pemerintah tidak boleh diam, harus ada sikap proaktif. Tadi sudah kita dengarkan bagaimana memberikan perlindungan dan jaminan kerja kepada mereka baik dalam konteks pelayanan mereka di lapangan maupun dalam konteks regulasi yang hubungannya dengan operator.

Disini kami mendorong agar pemerintah provinsi melalui Dishub bisa mengundang operator untuk duduk bersama. Harus ada solusi yang bisa diambil untuk kepentingan semua, karena bagaimanapun operator sangat membutuhkan driver, driver bekerja sama dengan operator tapi tujuannya bagaimana kepentingan publik terjaga.

Kita tau kepentingan publik yang menjadi tujuan bersama, itulah sebabnya kami mendorong Pemprov untuk terus menerus bisa berpartisipasi secara aktif, tutup Uba.

Yuyun

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY