Jaga Iklim Investasi, Diminta Gempar Kepri Menahan Diri

0
207

RASIO.CO, Bintan – Majelis pimpinan Pemuda Pancasila Kabupaten Bintan, Syahri mengatakan, untuk menjaga iklim investasi di Bintan, diminta DPP Gempar agar dapat menahan diri terkait persoalan PT MIPI, Jumat (7/2).

Kata dia, persoalan PT MIPI memang kerap menjadi perbincangan dimasyarakat terkait aturan, namun sebagai masyarakat dirinya meminta kepada gerakan pelajar, LSM dan masyarakat lainnya agar dapat menahan diri sambil memberikan kesempatan kepada perusahaan tersebut medapatkan persetujuan dari pemerintah pusat.

“Kita harapkan rekan mahasiswa, LSM dan masyarakat dapat menahan diri, kita percayakan kepada pemerintah untuk mendorong, mencarikan solusi jalan keluarnya,” ungkap Syahri.

Dengan situasi ekonomi sekarang yang sedag sulit, sebutnya, dimana merebaknya virus Corona sehingga melumpuhkan sektor pariwisata dan dampaknya semakin banyaknya pengangguran.

Dengan demikian Bintan sangat membutuhkan investor dari luar guna menciptakan lapangan kerja bagi warga Bintan akibat dampak dari menurunya kunjungan wisman ke hotel di Bintan.

“Untuk itu kepada pelajar mahasiswa, LSM dan masyarakat yang mungkin agak keberatan dengan PT MIPI, mari kita bersama-sama bergandeng tangan untuk membantu PT MIPI menyelesaikan permasalahan tersebut,” kata syahri lagi.

“Pemerintah pemkab Bintan beserta OPD terkait juga telah rapat bersama dengan PT MIPI, menyambut bagaimana permasalahan ini dapat selesai, sehingga tidak menutup kemungkinan lapangan kerja bagi warga bintan akan terbuka lebar, masyarakat dapat bekerja dan memenuhi ekonomi keluarga,” timpalnya lagi.

Sebelumnya DPP Gempar kepri melakukan aksi Demo didepan Kantor BPK FTZ Bintan kamis (6/2), mereka mempertanyakan terkait izin PT MIPI soal izin ekspor yang berlokasi di Galang Batang, kecamatan Gunung Kijang, padahal pemkab hanya mengeluarkan izin gudang di Batu 23, kijang, kecamatan Bintan Timur. Sejumlah pelajar menduga lemahnya pengawasan dari BPK FTZ Bintan.

Jhon(cr biro bintan).

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY