Jaksa Tuntut Rehab Enam Bulan, Hakim Vonis Ahua Cs Setahun Penjara

0
348
foto/dokumen

RASIO.CO, Batam – Majelis hakim Pengadilan Negeri(PN) Batam akhirnya memvonis terdakwa Jailani alias Ahua dan Hartono alias Wicin masing-masing setahun penjara. Rabu(15/09).

Vonis majelis hakim ketua Yoedi Anugrah Pratama  dan hakim anggota Indriani dan Ferdinaldo Hendrayul Bonodikun jauh berbeda dengan tuntutan JPU Rumondang Manurung dan Mega Tri Astuti selama enam bulan rehab inap Lokarehabilitasi di BNNP Kepri.

“Menyatakan Terdakwa I Jailani Als Ahua dan terdakwa II Hartono Als Wicing tersebut diatas terbukti bersalah melakukan Tindak Pidana, “Penyalahguna Narkotika bagi diri sendiri” sebagaimana Dakwaan Alternatif Kedua;

“Menjatuhkan pidana kepada Para Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 1 (satu) Tahun;

“Memerintahkan TerdakwaI Jailani Als Ahua dan terdakwa II Hartono Als Wicing untuk ditahan,” Kata hakim ketua di PN Batam beberapa waktu lalu.

Namun, dalam putusan majelis hakim tersebut tidak menyebutkan kedua terdakwa untuk mendapat rehabilitasi tetapi untutk ditahan. Dan barang bukti sekira 0,22 gram yang didapat di kampung Aceh, batam dan tangkapan BNNP Kepri.

Terdakwa Suwondo Alias Akuang akhirnya divonis 6,5 tahun penjara terkait kasus kepemilikan sabu 0,28 gram yang dibelinya di kampung Aceh,Batam.

Berbeda halnya dengan Terdakwa Suwondo Alias Akuang akhirnya divonis 6,5 tahun penjara terkait kasus kepemilikan sabu 0,28 gram yang dibelinya di kampung Aceh,Batam.

Sebelumnya, Jailani alias Ahua dan Hartono alias Wicing diduga membeli sabu tersebut di Kampung Aceh, Simpang Dam, Mukakuning, Batam sekira Maret 2021.

Usai melakukan transaksi juarl beli disana, kedua terdakwa di ciduk petugas Satnarkoba Polresta Barelang di Nagoya City Walk , Batam.

Kemudian pada saat akan dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa  mencoba untuk melarikan diri dan membuang bungkusan plastik transparan yang diduga narkotika jenis sabu ke jalan menggunakan tangan kirinya.

Pengakuan terdakwa Jailani Als Ahua Hartono Als Wicing yang didapatkan dengan cara membelinya dari Sdr. Abang (DPO) seharga Rp.150 ribu. Seberat 0,22 gram.

Sementara itu, Terdakwa Suwondo Alias Akuang akhirnya divonis 6,5 tahun penjara terkait kasus kepemilikan sabu 0,28 gram yang dibelinya di kampung Aceh,Batam.

Majelis hakim ketua Dwi Nuramanu didampingi dua hakim anggota dalam membacakan vonis terdakwa Akuang hanya poin-poin saja, dimana hal yang memberatkan terdakwa tidak mengakui perbuatannya sedangkan meringankan terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

Hal yang memberatkan terdakwa suwondo tidak mengakui perbuatannya dan sesuai tuntutan jaksa 7 tahun, maka kami berpendapat terdakwa dihukum 6,5 tahun potong masa tahanan,” Kata Dwi Nuramanu. Selasa(24/08) secara virtual di PN Batam.

Sementara itu, JPU menuntut terdakwa Suwondo alias Akuang 7 tahun penjara denda Rp.800 juta dan atau subside 6 bulan kurungan penjara.

Menanggapi putusan majelis hakim tersebut, terdakwa Suwondo alias Akuang mengatakan piker-pikir termasuk Kuasa Hukumnya juga termasuk JPU.

DIketahui, Terdakwa Suwondo alias Akuang mendatangi Kampung Aceh sekira Desember 2020 menggunakan motor Honda Beat BP.2105 HF untuk membeli sabu seberat 0,28 gram.

Terdakwa diduga membeli dari Mr X(DPO) disalahsatu pondok di Kampung Aceh Batam seharga Rp150 ribu. Lalu terdakwa menuju rumahnya di Orchid Part, namun digerbang depan rumahnya dicegat dan ditangkap petugas Satnarkoba Polresta Barelang.

Adi@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY