Jaksa Tuntut Warga Amerika 5 Tahun Terkait Kasus Nerkoba

0
222

RASIO.CO, Batam – Jaksa Penuntut Umum(JPU Rumondang Manalu menuntut terdakwa Alfredo Cardenes alias Freddy 5 tahun penjara serta denda Rp800 juta atau subsidair kurungan 6 bulan penjara dalam kasus dugaan melakukan tindak pidana narkoba.

Dalam kasus narkoba ini terdakwa ditangkap disalah sabu cafe kampung bule Batam dengan barang bukti berat bruto 1,01 yang ditemukan dalam kantong celana terdakwa.

“Menyatakan terdakwa Alfredo Cardenes alias Freddy ,bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “tanpa hak atau melawan memiliki atau menyimpan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman”, sebagaimana diatur dan diancam dalam Kedua Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,”

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.
Menjatuhkan pidana denda terhadap terdakwa sebesar Rp. 800.000.000,- Subsidair 6 bulan penjara,”Kata JPU Rumondang diruang sidang utama PN Batam. Senin(13/05) lalu.

Saksi Penyidik sebut terdakwa Alfredo warga negara Amerika membeli sabu kepada salah seorang pengedar sabu bernama Mustafa(DPO) seharga Rp 1,5 juta.

“Pengedar berhasil kabur dan alfredo diamankan dekat meja bilyar dan menyerahkan sabu kepada kami,” kata salah seorang penyidik di ruang utama PN. Batam. Kamis(11/04).

“terdakwa Alfredo koorporatif yang mulia,”tutup saksi penangkap.

Atas keterangan tiga saksi penangkap, terdakwa Alfredo melalui penterjemah tidak keberatan, namun saat majelis hakim ketua Syahlan akan melanjutkan untuk pemeriksaan terdakwa dihentikan untuk dilanjutkanpekan depan karena penasehat hukum terdakwa akan menghadirkan tiga saksi meringankan.

Diketahui, RASIO.CO, Batam – Terdakwa Alfredo Cardenas alias Freddy merupakan warga negara Amerika yang diduga happy disalah satu bar yang berada di kampung Bule Batam duduk di bangku pesakitan PN. Batam akibat ditemukan sabu seberat 1 gram.

Terdakwa Alfredo merupakan tangkapan Resnarkoba Polresta Barelang dan merupakan tangkapan operasi rutin dimana saat ditangkap sedang bermain bilyard dan ditemukan 1 paket sabu golongan 1 dalam kantong celana terdakwa .

Barang haram tersebut didapat atau dibeli terdakwa dari Mustafa seharga Rp 1,5 juta, namun si penjual bernama Mustafa berhasil melarikan diri.

Dalam agenda sidang yang digelar hari ini, Kamis(04/04) diruang sidang utama PN.Batam dengan agenda pembacaan dakwaan oleh JPU Rumondang.

Terdakwa Alfredo dituntut dakwaan alternatif uu narkoba.

Kesatu Sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dan atau kedua, Sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dan atau ketiga, Sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika

Usai mendegarkan JPU Rumondang membacakan dakwaan terdakwa Alfredo yang merupakan WN Amerika, majelis hakim ketua Syahlan didampingi dua hakim anggota menunda sidang pekan depan untuk mendegarkan keterangan saksi yang belum dapat dihadirkan JPU.

Selain itu, untuk mengetahui dakwaan JPU, terdakwa didampingi transleter bersertifikasi yang dihadirkan jaksa membantu agar terakwa mengerti dakwaan yang didakwakan JPU.

APRI@www.rasio.co

LEAVE A REPLY