Jemput Ganja 20 Kilo di Pasar Induk, Amir Dituntut JPU 20 Tahun

78

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Amir Ruddin Lubis akhirnya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rumondang Manurung 20 tahun penjara kerena terbukti terlibat jaringan narkoba jenis daun ganja kering yang dijemputnya di pasar Induk Jodoh Batam.

“Terbukti memiliki ganja kering 20 kilo terdakwa Amir Ruddin Lubis dituntut 20 tahun penjara serta denda 1 Milyar,” Kata Rumondang diruang sidang PN Batam. Selasa(14/08).

Usai mendegarkan tuntutan JPU, majlis hakim ketua Magapul Manalu, mempersilahkan
terdakwa akan memberikan tanggapan atau ada permohonan terkait atas tuntutan JPU.

“Bagaimana terdakwa dan selama persidangan selalu berbelit-belit,”ujar hakim.

Seperti diketahui, Terdakwa Amir Ruddin Lubis dibulan Januari 2018 sekira pukul 10.00 wib
yang bernama BOY (DPO) menghubungi terdakwa Amir Ruddin Lubis melalui handphone dengan nomor 082390427437 mengatakan “ nanti hari Rabu tolong jemput barangku.

Dijawab terdakwa “ ya ,jemput dimana?” dan yang bernama Boy kembali mengatakan “jemput dipasar induk.

Kemudian pada hari Rabu tanggal 24 Januari 2018 sekira pukul 07.00 wib yang bernama
Boykembali menghubungi terdakwa melalui handphone mengatakan “ nanti kapal masuk jam 10.00 wib tolong jemput kayu (ganja) sebanyak 2(dua) potong (kotak) di ekspedisi herlu di Jodoh merk MRT .

Dijawab terdakwa “ya”, kemudian yang bernama Boy kembali mengatakan “ nanti 1(satu) potong (kotak) yang kecil kasih sama yang bernama MUS, nanti saya kirim nomornya”, mendengar hal tersebut terdakwa menanayakan “ongkosnya berapa ni ?”, selanjutnya yang bernama BOY menjawab “Rp.500.000,-, nanti aku kirim , kasih aja nomor rekeningnya.

Sekira pukul 13.00 wib terdakwa menuju ke pasar Induk untuk mengambil ganja suruhan yang bernama BOY.

Setibanya di pasar Induk Jodoh –Kota Batam terdakwa menanyakan kepada porter yang ada dipasar tersebut ekspedisi Herlo dan menunjuk sebuah kontainer warna orange.

Selanjutnya terdakwa menuju kontainer warna orange yang sedang dibongkar muatannya dan meminta kepada porter yang membongkar barang untuk diambilkan 2(dua) buah kotak dengan merk MRT.

Dimana akhirnya Terdakwa ditangkap Tim Satnarkoba Polresta Barelang di Kawasan Tiban
kampung.

Bya@www.rasio.co

Berikan komentar anda