Joni Bos Gelper Happy Land Nohil di Tuntut Jaksa 8 Bulan

193

RASIO.CO, Batam – Diduga Terdakwa Joni Bos Gelper berbau judi penggelola serta merupakan perpanjangan tangan pengusaha asal malaysia beserta kasir, wasit dan pemain dituntut Jaksa Penuntut Umum delapan bulan penjara.

Selain dituntut JPU8 bulan penjara juga barang bukti uang tunai puluhan juta serta serta
barang bukti lainnya termasuk mesin gelper dan terdakwade Ningsih, Tejo, Niciu Satria, Dhea Khairani dan Rajah Safitri merupakan pekerja dansatu diantaranya merupakan pemain.

“Menyatakan terdakwa JONI terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “memberi kesempatan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian, atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu” dalam dakwaan kami sebagaimana diatur dalam Dakwaan Pertama Pasal 303 Ayat (1) ke- 2 KUHP.”

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa JONI dengan pidana penjara selama 8 ( delapan ) bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.” Kata JPU Rumondang di ruang sidang Mudjono PN Batam.Kamis (13/09).

Usai mendegarkan tuntutan JPU Majlis hakim mnunda sidang pekan depan dengan agenda
membacakan pembelaan.

Ddiketahui, Gelper Berbau judi Happy Land terletak di Nagoya Hill Batam diduga merupakan milik pengusaha malaysia yang tidak memiliki izin dan ditangkap jajaran kepolisian Polda Kepri pada bulan May 2018.

Subdit 3 Jatanras Polda Kepri bersama Satuan Reskrim Polres Barelang menggerebek arena gelandang permainan (gelper) Happy Land, Ruko Mall Nagoya Hill LG Blok X, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (11/5/2018) dini hari.

Dalam penggrebekan yang dipimpin Kasubdit 3 Jatanras Polda Kepri AKBP Muhammad Irfan, puluhan para pemain yang terdiri puluhan wanita dan laki-laki tidak berdaya saat anggota polisi menggerebek lokasi arena gelandang permainan tersebut.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda