Kajari Sebut Netral dalam Kasus Terdakwa Tjipta

124

RASIO.CO, Batam – Kepala Kejaksaan Negeri Batam , Roch Adi Wibowo mengatakan, dalam kasus dugaan penipuan dengan terdakwa Tjipta Fujiarta secara tegas mengatakan netral dalam penegakan hukumnya sebagai pengacara negara.

“Tetap berjalan sesuai ketentuan yang ada, tidak perlu dikawatirkan dan Insyaallah akan
berjalan dengan baik,” kata Kajari. Jumat(14/09) kemarin.

Lanjut Kajari, semua akan berjalan dengan acara yang ada, dan dalam kasus ini hanya masalah persepsi saja serta sah-sah saja kalau menilai dari sundut pandang mana saja, namun kami tetap pada ketentuan yang ada.

“Intinya kami netral dan segera melakukan tuntutan dan menunggu keputusan atasan(red-
kajagung),”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kantor Kejaksaan Negeri Batam kembali mendapat aksi demo damai yang dilakukan ratusan massa terkait kasus dugaan Penipuan terdakwa Tjipta Fujiarta.

Pantauan lapangan, aksi demo damai yang dilakukan ratusan massa ini meminta Jaksa sebagai Pengacara Negara menegakkan keadilan, dimana diduga terdakwa melakukan kecurangan dalam menguasai BCC Hotel Batam.

orasinya massa dipimpin Edward Kamalleng mendesak Jaksamenegakkan keadilan yang sesuai terungkap di fakta-fakta persidangan yang saat ini sedang bergulir , dimana ketika ini masuk tahap penuntutan JPU.

“Kami minta Jaksa menegakkan keadilan dan menyajikan yang terungkap di fakta-fakta
persidangan saat ini sehingga tuntutannya maksimal,” kata salah seorang orasi di Kejari Batam. Jumat(14/09).

Selain massa yang tergabung dalam ormas, lsm, paguyuban dan okp(oplo) meminta terhadap Kasipidum Kejari Batam, mencabut dan mengklarifikasi peryataan disalah satu media menyatakan sebelum pembacaan tuntutan akan berikan PH terdakwa.

Kedua, meminta Jaksa tuntut terdakwa Tjipta Fujiarta semaksimal mungkin , pasalnya selama ini di fakta persidangan diikuti ada dugaan kecurangan-kecurangan tedakwa Tjipta Fujiarta menguasai BCC hotel.

Ketiga, apabila tuntutan tidak dapat dipenuhi maka akan dilaporkan permasalahan tersebut
terhadap, Presiden RI, Jaksa Agung RI, Jam Pidum RI, Jamwas RI dan Komisi Kejaksaan RI.

Menaggapi aksi demo ratusan massa tersebut, Kasipidum Kejari Batam Filpan Fajar
menyampaikan langsung terhadap massa bahwa karena perkara sudah terlalu lama susai asas hukum yang cepat dengan biaya rendah dan dengan kepastian hukum maka akan dipercepat, namun saat ini sedang dilakukan persiapan tuntutan.

“Kami tidak ada main-main dalam perkara ini dan tidak ada kepentingan dalam perkara dan kami adalah merupakan payung penegakan hukum,” kata Filpan singkat di depan kantor Kejari Batam.

APRI@www.rasio.co //

Berikan komentar anda