Kapolri Minta Tunjangan untuk Polisi dan TNI Dinaikkan 100 Persen

0
32
foto/istimewa

RASIO.CO, Jakarta – Kapolri, Jenderal Tito Karnavian meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan tunjangan untuk polisi dan TNI hingga 100 persen. Hal itu disampaikannya dalam pidato di acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-73 Bhayangkara di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/07).

“Dengan demikian tersimpan harapan kepada Bapak Presiden, kiranya tunjangan kinerja anggota TNI-Polri di masa kepimpinan lima tahun ke depan insya Allah dapat meningkat menjadi 100 persen,” ujar Tito, dikutip dari Tempo.co.

Sebelumnya, pada perayaan HUT Bhayangkara ke-72, Presiden Jokowi mengumumkan kenaikan tunjangan Polri hingga 70 persen. Tito sejak itu sudah menyambut baik rencana kenaikan tunjangan anggota Polri.

Kenaikan tunjangan dianggap sangat berarti bagi personel Polri, khususnya untuk mereka yang bertugas di luar daerah dan perbatasan agar mereka lebih semangat bekerja.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2015 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, ada empat golongan yang memiliki kisaran gaji pokok yang berbeda-beda.

Pada golongan I atau tamtama, gaji anggota Polri berada di kisaran angka Rp1,5 juta sampai Rp2,8 juta. Untuk golongan II atau bintara, anggota Polri menerima gaji mulai Rp2 juta hingga Rp3,8 juta.

Kemudian pada golongan III atau perwira pertama, gaji yang diterima mulai Rp2,6 juta hingga Rp4,5 juta. Sedangkan golongan IV, terbagi menjadi dua, yakni perwira menengah mulai dari Rp2,8 juta sampai Rp4,9 juta. Sedangkan perwira tinggi sekitar Rp3,1 juta sampai Rp5,6 juta.

Upacara HUT Polri ke-73 ini mundur dari jadwal seharusnya dari 1 Juli menjadi 10 Juli 2019. Kapolri menyebutkan, mundurnya perayaan akibat dinamika keamanan rangkaian Pemilu 2019.

“Karena dinamika keamanan yang ada, pada 27-28 Juni masih ada sidang Mahkamah Konstitusi dan ketika itu belum tahu juga hasilnya. Daripada ambil risiko upacara 1 Juli diundur jadi 10 Juli, dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia,” katanya.

***

LEAVE A REPLY