Kasus Amat Tantoso:Advokat Sebut Kelvin Pinjam Rekening Yuwanky

0
472
foto/ist

RASIO.CO, Batam – Kelvin warga negara Malaysia korban penusukan dari terdakwa Amat Tantoso pernah meminjam rekening bank atas nama Yuwanky. hal ini diungkapkan Advokad,Namun tidak mengetahui aliran uang tersebut dari mana sumbernya.

“Ya benar Kelvin pernah meminjam rekening pak Yuwanky untuk menerima uang. Tapi saat itu Kelvin menyatakan uang tersebut berasal dari luar, kata kuasa hukum Yuwanky, Nico Sitanggang saat memberikan keterangan pers di Hotel Formosa, Sabtu (28/09).

Kata Nico, pernyataan ini dibuat karena saksi terdakwa Mina yang merupakan manager operasional di perusahaan money changer Amat Tantoso saat dipersidangan kemarin. Saat itu, Mina menyebut uang yang akan diberikan ke Kelvin ditransfer ke rekening kliennya.

“Setelah pak Yuwanky cek ternyata ada sebesar SGD 1.250.000. Tapi setelah itu semua uang yang ditransfer langsung diberikan kepada Kelvin,” ucapnya.

Meskipun Yuwanky dan Kelvin saling mengenal sambungnya, tapi dia tidak tahu sama sekali apa bisnis ataupun hubungan kerja antara Kelvin dan Amat Tantoso. Kata dia, selama ini juga Yuwanky tidak pernah berjumpa dengan yang namanya Mina.

“Pak Yuwanky juga sudah menutup rekening tersebut karena uang yang masuk ke rekening itu begitu besar. Klien saya juga tidak mengizinkan kembali Kelvin menggunakan rekening itu,” ujarnya.

Selain itu juga, Kelvin pernah meminjam cek milik Yuwanky selama dua hari. Namun tampaknya Kelvin tidak memakainya sama sekali.

“Dia (Kelvin) pinjam hari Rabu dan hari Jumatnya sudah dikembalikan secara utuh. Artinya cek milik pak Yuwanky itu tidak pernah digunakan sama sekali oleh Kelvin,” ujarnya.

Sementara itu, Bistok Nadeak kuasa hukum dari Kelvin membenarkan adanya peminjaman rekening atas nama Yuwanky
Tapi setelah itu Kelvin kembalikan lagi ke Mina uang tersebut dan ini dibuktikan dengan adanya transferan dan rekening koran.

“Ada buktinya kalau uang itu sudah dikembalikan lagi ke Mina dengan nomor rekening perusahaannya. Kami memiliki bukti rekening koran dan sudah kami printkan,” ucapnya.

Kata Bistok, dari pengakuan Kelvin, ia hanya meminjam uang sebesar Rp7 miliar saja. Adanya pemberitaan pinjaman sekitar Rp30 dan bahkan ratusan miliar itu tidak benar hanya informasi hoax saja.

“Buktikan kalau memang Kelvin pinjam uang lebih dari Rp7 miliar, jangan asal ngomong saja, ” ucapnya.

Ia menepis kalau Kelvin kabur atau melarikan diri karena takut akan hutang-hutangnya. Kata Bistok, kepergian kliennya ke luar negeri hanya trauma saja dan takut terjadi hal-hal yang lebih parah lagi.

“Saya sudah berusaha dan membujuk Kelvin agar mau datang kesini, tapi dia takut dan masih trauma,” ucapnya.(red/r).

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY