Kasus Judi, Saksi Sebut Gelper Hokky Bear Bayar Tunai

0
423

RASIO.CO, Batam – Kasus dugaan Gelper Hokky Bear Game yang terletak di Mall Tembesi, Batam, menyelenggarakan judi terkuak dimana saksi penyidik sebut jika pemain menang dalam permainan mesin dibayar uang tunai dilokasi sesuai point.

“jika poin 100 maka dibayar lebih kurang 200an ribu,” ucap saksi penyidik diruang sidang PN Batam. Senin(21/01).

Saat dilakukan penggerebekan, dua pemain diamankan dan sisanya merupakan pengawas, teknisi, kasir serta wasit.”tambahnya.

Sementara itu, salah seorang pengawas mengatakan bahwa bosnya Ekke tetapi tidak mengetahui keberadaannya dan gelper tersebut baru buka beberapa bulan dan ada izin tetapi bukan untuk judi.

“benar ada judinya tetapi bos Ekke dan Apui entah kemana?,”ujar pengawas melindungi penggelola Hokky Bear Game.

Diketahui, Sungguh aneh, Penggelola Gelper Hokky Bear Game yang diduga menyelenggarakan judi, Apui dan Ekke ditetapkan Daftar Pencarian Orang(DPO), sedangkan 9 pekerja dan pemain ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini duduk dibangku pesakita PN Batam.

Parahnya, usai digrebek Kepolisian Polda Kepri, Gelanggang Permainan(gelper Hokky Bear Game kembali beroperasi seperti sedia kala dan diduga masih mesih menyelenggarakan judi dengan sistem bayar langsung.

Kasus dugaan Gelanggang Permainan(Gelper) Hokky Bear Tembesi, Batam menyelenggarakan judi dengan majelis hakim ketua Wkpn Batam dan barang bukti yang berhasil diamankan kepolisian Polda Kepri ketika itu uang tunai senilai Rp56 juta , mesin serta izin usaha gelper tersebut.

Sedangkan terdakwa, Jhon Paul sebagai supervisor, Yesi Oktaviani , Fitri Ade Rosanti sebagai kasir, Yanto sebagai mekanik, Febrioyunaldi , namun Penggelola Apui dan Ekke ditetapkan Daftar Pencarian Orang(DPO) oleh Polda Kepri.

Seluruh terdakwa, didakwa Jaksa Penuntut Umum(JPU) pertama pasal 303 ayat (1) ke 2 KUHP, dan atau kedua pasal 303 bis Ayat (1) ke 1 KUHP.

Berdasarkan keterangan Willi Otra Bismar sebagai PPNS di Pemko Batam, yang bertugas di bidang pengawasan dan pengaduan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kota Batam.

Menerangkan bahwa Kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemko Batam terhadap gelanggang permainan mekanik/elektronik yang izinnya dikeluarkan oleh BP Batam adalah sesuai dengan Perda Kota Batam tentang Pariwisata.

Terhadap hadiah yang didapatkan pemain yang mendapatkan kemenangan di gelanggang permainan mekanik/elektronik Hokky Bear Game yang berlokasi di Mall Top 100 Tembesi Lantai 2 Kel.Tembesi Kec.Sagulung Kota Batam yang berupa hadiah apa saja tidak diperbolehkan dan tidak diijinkan oleh Pemko Batam dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemko Batam untuk ditukarkan dengan uang.

Sedangkan, Gelper Hokky Bear Game digrebek kepolisian Ditkrimum Polda Kepri Minggu 25 November 2018 sekira jam 20.00 Wib di lantai 2 Mall top 100 tembesi Kel. Tembesi Kec. Sagulung kota Batam.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY