Kasus Lakalantas Masih Tergolong Tinggi di Kepri

129

RASIO.CO, Batam – Masih minimnya kesadaran masyarakat dalam berkendara dijalan raya, baik roda dua maupun roda empat sehingga kasus lakalantas yang ditanganani Polda Kepri masih tergolong tinggi diwilayah Kepulauan Riau.

Untuk menekanangka kecelakaan di Batam maupun daerah lainnya, jajaran kepolisian Polda Kepri terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat maupun pelajar dan tak jarang melakukan razia salah satunya operasi Zepra Seligi 2017.

Namun masih minimnya kesadaran pengendara baru berhasil menekan 20% angka kecelakan ditahun 2017 dibandingkan tahun 2016 lalu yang dilakukan kepolisian bidang Kamseltibcarlantas.

Hal ini diungkapkan Kapolda Kepri Irjen Didit Widjanardi melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga dalam agenda Refleksi akhir tahun 2017 di Mapolda.

Kasus kecelakaan lalulintas dikepri sampai november 2017 terjadi 817 kasus, dimana ada penurunan 20% dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 1023 kasus sampai akhir tahun. dan lakalantas didominasi Batam.

Sedangkan Korban meninggal selama tahun 2017 hingga November sebanyak 149 orang, berarti mengalami penurunan sebanyak 45 orang jika dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu 194 orang atau 23 %.

Korban luka berat selama tahun 2017 hingga November sebanyak 365 orang, berarti mengalami penurunan sebanyak 178 orang jika dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu 543 orang atau 33 %.

Korban luka ringan selama tahun 2017 hingga November sebanyak 975 orang, berarti mengalami peningkatan sebanyak 11 orang jika dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu 986 orang atau 1 %,.

Kerugian materil akibat kecelakaan selama tahun 2017 November sebanyak Rp. 2.214.000.000,- berarti mengalami penurunan sebanyak Rp. 1.273.000.000,- atau 37 %, jika dibandingkan dengan kerugian materil kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tahun 2016 yaitu sebanyak Rp. 3.487.000.000,- .

Selain itu, Polri telah berusaha memenuhi rasa aman masyarakat dengan mengerahkan segala kemampuannya melalui penggelaran operasi terpusat maupun kewilayahan disertai dengan penegakkan hukum.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda