Kejari Batam Tetapkan Aktor Intelektual Dugaan Korupsi Kadishub Tersangka

0
794

RASIO.CO, Batam – Kejaksaan Negeri(PN) Batam melalui Pidsus dikabarkan menetapkan Kadishub RE, tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengurusan rekomendasi penentuan sifat dan jenis kendaraan kota batam tahun 2018, 2019 dan 2010.

“Diduga aktor intelektualnya dalam rentetan kasus dugaan korupsi pengurusan rekomendasi penentuan sifat dan jenis kendaraan kota batam tahun 2018, 2019 dan 2010.”

“Bahwa Tersangka RE melakukan Tindak Pidana Bersama-sama dengan Tersangka H yang telah ditahan sebelumnya, ” kata Plt Kasi Intel Kejari Batam, Hendarsyah. Kamis(08/04).

Lanjutnya, dimana Klasifikasi Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Tersangka RE dan Tersangka H adalah Tindak Pidana Korupsi yang terkait dengan Perbuatan Pemerasan;

Bahwa perbuatan Tersangka RE bersama-sama dengan Tersangka H telah mengganggu iklim investasi di Kota batam di tengah terpuruknya ekonomi di saat Pandemik Covid-19.

Bahwa Pungutan Liar yang dilakukan Tersangka RE bersama-sama dengan Tersangka H dilakukan terhadap Penerbitan SPJK yang merupakan syarat terbitnya Surat KIR (pengujian kendaraan bermotor), dimana subjek Pungutan Liar adalah Dealer Mobil se-Kota Batam.” Jelasnya.

Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Batam menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam RE sebagai Tersangka dalam Dugaan Tindak Pidana Korupsi melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang RI. Nomor 31 Tahun 1999.

Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP atau 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP atau Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP, dimana Tersangka dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara selama 20 (dua puluh) hari dari Tanggal 8 April 2021 sampai dengan Tanggal 27 April 2021

Kejaksaan Negeri(Kejara) Batam akhirnya menetapkan salah seorang oknum Kasi Pengujian Pengurusan Rekomendasi penetapan Jenis Kendaraan Dishub Kota Batam Jadi tersangka berinisial H. Rabu(17/03).

Terduga H merupakan bertugas sebagai Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Batam dan saat sudah dilakukan penahahan 20 hari kedepan.

Pantauan lapangan, oknum Kasi Dishub yang telah ditetapkan sebagai tersangka digiring petugas Kejaksaan dan terlihat mengunakan baju warna hitam dilapisi rompi warna.orange.

“Penyidik Kejari Batam telah menetapkan tersangka dalam dugaan tipikor pengurusan rekomendasi penetapan jenis dan fungsi kendaraan bermotor pada dinas perhubungan kota batam,”

Tersangka oknum dishub kota batam Inisial H,, Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Batam, tersangka ditahan selama 20 hari kedepan oleh penyidik kejari batam,” kata Kasipidsu Kejari Batam Hendar melalui sambungan selularnya.

Sementara itu, lebih jauh awak media mencoba mengkonfirmasi terkait kerugian negara atas dugaan korupsi diduga dilakukan tersangka, Hendar belum bisa menjelaskan lebih rinci.
“Nanti dipersidangan,” tutupnya.

Adi@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY