KPK Tangkap Bupati Terima Suap

47

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) kembali berhasil menangkap tangan Bupati Purbalingga Tasdi beserta kroninya yang diduga menerima suap proyek pembagunan Islamik Centre.

“Proyek pembangunan yang saya dapat informasinya, secara lebih perinci tentu saya belum sampaikan, ya, proyek pembangunan apa? Pada tahun? Akan tetapi, indikasinya penerimaan uang itu bagian dari komitmen ‘fee’ yang sudah dibicarakan sebelumnya,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di tempo.co, Senin,(04/06).

Total saat ini yang ditangkap, kata Febri, ada enam orang. Adapun perinciannya empat orang ditangkap di Purbalingga, dua orang lainnya di Jakarta.

“Tadi sore menjelang magrib diamankan sekitar empat orang di sana, ada kepala daerah, kemudian pihak swasta, ada pejabat unit layanan pengadaan (ULP) satu orang, dan juga ajudan. Empat orang diamankan, sekarang sudah bersama tim dan sudah dilakukan beberapa tindakan awal, ya, seperti pemeriksaan,” tuturnya.

Selain itu, kata Febri, ada tim KPK lainnya secara pararel yang juga bergerak di Jakarta, Senin malam, dan diamankan sekitar dua orang dari pihak swasta.

“Jadi, totalnya sejauh ini ada enam orang. Akan tetapi, apakah nanti semuanya akan dibawa ke Gedung KPK, terutama yang di daerah? Nanti tergantung pada hasil pemeriksaan di lokasi atau di Purbalingga tersebut,” ungkap Febri.

Dalam penangkapan Bupati Purbalingga itu KPK mengamankan sejumlah uang yang saat ini masih dalam proses perhitungan.

“KPK duga sejauh ini sudah terjadi transaksi dan itu terkait dengan proyek yang ada di Purbalingga. Jadi, itu yang bisa disampaikan saat ini. KUHAP memberikan waktu maksimal 24 jam sampai KPK bisa menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan,” kata Febri.

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda