KRI Bima Suci-945 Berlayar Menuju Bali

0
107

RASIO.CO, Batam – Setelah singgah beberapa hari di pelabuhan Batuampar, Batam , Kapal Perang Bima Suci-945 kembali berlayar menuju Benoa, Bali.

Keberangkatan Kapal perang Taruna ini silepas langsung Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, serta Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Arsyad Andullah.

Kedatangan KRI tersebut di Batam adalah pelabuhan ke-9 dimana sebelumnya sudah delapan pelabuhan yang sudah disinggahinya.

Untuk pelabuhan di Indonesia berikutnya adalah ke Benoa Bali, setelah dari Bali selanjutnya akan berlayar menuju negara Australia kemudian kembali ke Indonesia yaitu ke Surabaya.

Kesembilan negara yang disinggahi adalah Manila, Philipina, Osaka Jepang, Korea Selatan, Sanghai Cina, Brunai Darusalam, Malaysia, Thailand, Myanmar

Gubernur AAL mengatakan, KRI Bima Suci dari Batam akan berlayar ke Bali, disana temen-temennya akan non board Taruna dan Taruni dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara dan Taruna dari Australia,” Ujarnya. Kamis(16/10).

Kata Dia, Maksudnya Taruna dan Taruni yang bergabung di KRI Bima Suci adalah memberikan kesempatan kepada Taruna lainnya bagimana Taruna dan Taruni TNI Angkatan Laut”, teranganya.

Ia menambahkan, Selama sandar ditiap negara para Taruna dan Taruni mempersembahan budaya Indonesia. Di era sekarang ini lebih dikenal membangun kepercayaan antara satu negara dengan negara yang lainnya dengan cara diplomasi,” tutupnya.

Sementara itu, Danlantamal IV juga mengatakan, Lantamal IV sebagai Satuan Pelaksan(Satlak) dukungan operasi dengan kedatangan KRI Bima Suci mendukung semaksimal mungkin baik itu fasilitas sandar, fasilitas logistik, dan kegiatan selama di Batam.

“Diantara lain yang sudah di laksanakan yaitu Kirab Kota, melaksanakan kunjungan kepada pejabat-pejabat pemerintah Kota Batam dan pejabat TNI dan Polri”, ungkapnya.

Lanjut dia, Tidak hanya itu Taruna dan Taruni juga mempromosikan ke SMA-SMA yang ada di Batam tentang bagaimana AAL akan mengenalkan kota Batam kenegara yang disinggahinya yaitu Welcome To Batam, 6 jembatan Barelang dan wisata bahari seperti di Nongsa serta shipyard-shipyard”,ujarnya

Dalam kegiatan ini, Respon dari pemerinah Kota Batam sangat postif karena Kota Batam merupakan salah satunya yang terpilih sejak berlayar ke delapan negara yang disinggahi khususnya di Indonesia”pungkasnya

Sebagai informasi data-data KRI Bima Suci-945 adalah panjang 111,2 meter kemudian lebar : 13,6 meter lalu draft nya5,9 meter.

KRI Bima Suci Kelas Barque yang mempunyai tinggi tiang layar maksimal 49 meter dengan luas layar 3,352 m². Ketiga tiang tersebut memiliki layar berjumlah 26 buah layar.

Hadir dalam acara tersebut Asisten I Walikota Batam Zefriadi, Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T., Asintel Danlantamal IV, Kolonel Laut (P) Arie Aryono, S.E, Asintel Danguskamla Koarmada I Kolonel Laut (E) Julius Arinando, Dansatrol Lantamal IV Kolonel Laut (P) H. Wijaya Sinaga, S.E.,

Unsur SKPD Kota Batam, Ny. Edi Sucipto, Ketua Korcab IV DJA I Ny Ifa Arsyad Abdullah, pengurus Jalasenastri Korcab IV DJA I dan Cabang 5 Lanal Batam, Para Orang Tua Taruna dan Taruni angkatan 66.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY