RASIO.CO, Batam – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad melakukan kunjungan ke SMKN 5 Kota Batam dalam rangka silaturahmi dan peresmian bangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di SMKN 5 Kota Batam, Senin (11/9).

Dalam kunjungan tersebut Gubernur Ansar Ahmad disambut chant ala klub sepakbola dan atraksi dari Pasukan Satgantara yang penuh semangat dan energi serta dilanjutkan dengan tarian persembahan sekapur sirih dari siswa-siswi SMKN 5 Kota Batam. Dalam sambutannya Ansar menyampaikan pentingnya pendidikan khususnya pendidikan kejuruan seperti SMK untuk Indonesia dan Kepri yang lebih maju.

“Bonus Demografi yang akan mencapai puncak pada tahun 2030 akan menjadi sebuah penentu bagi kemajuan Kepri jika pendidikannya bagus dan membuat siswa-siswi kita bisa berkompetisi dan bersaing dalam ilmu pengetahuan dan teknologi” ujarnya. 

Menurut Gubernur Ansar, kebutuhan lulusan sekolah vokasi di Kepri melihat prospek investasi ke depan, memang sangat besar. Untuk itu ia menyampaikan komitmennya untuk memajukan Kepri salah satunya melalui keberadaan SMK. 

“Presentase SMK di Kepri seharusnya 70% karena wilayah kita adalah wilayah investasi, maka dari itu ke depan SMK akan kita perbanyak karena lulusan SMK karena lulusan SMK lebih siap dalam menghadapi dunia pekerjaan” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar pun mengapresiasi kehadiran siswa-siswi SMKN 5 Kota Batam yang menurutnya merupakan jumlah siswa-siswi terbanyak saat melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah selama ia memimpin Kepri. Pada kesempatan itu ia menggelar kuis dadakan untuk siswa-siswi dan guru-guru SMKN 5 Kota Batam.

Kegiatan Gubernur Ansar di SMKN 5 Batam juga disejalankan dengan penandatanganan prasasti sekaligus melakukan peresmian terhadap bangunan DAK TA 2022. Ia juga mendapatkan bingkisan dari siswa-siswi SMKN 5 Kota Batam jurusan Seni Grafika. Sementara itu Kepala SMKN 5 Batam Hendra Debeni memaparkan keadaan sekolah yang ia pimpin diantaranya lahan sekolah yang luasnya 5 Ha.

“Kemudian pada kesempatan ini terdapat 4.603 siswa yang hadir sementara 3.700 orang sisanya sedang melakukan praktek kerja industri. Jurusan di sekolah ininada 11 dan berbagai ekstrakulikuler dengan berbagai prestasi yang sudah diraih” paparnya. 

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini