Lagi, Dua Pelaku Pemain Narkotika Dibekuk Polisi

0
257

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Subdit III Narkoba Polda Kepri kembali berhasil bekuk dua pemain narkotika, sayu diantarannya merupakan resedivis.

Ironisnya, dikedua pelaku berhasil diamankan lebih kurang 404 butir pil ekstasi dan 2 gram sabu. Keduanya ditangkap 16 maret 2021 san berinisial GJE dam S.

“GJE diamankan di hotel Batam Star kamar 414 ditemukan 17 butir pol ekstasi,”

“Dikembanngkan serta ditemukan dalam kamar hingga totalnya 467 butir dan 2 gram narkoba,” kata Kabidhumas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt. Senin(22/03).

Kata dia, berawal pada Selasa tanggal 16 Maret jam 14.30 wib, Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri mengamankan GJE di kamar Hotel Batam Star yang berada dikawasan Nagoya Kota Batam.

‚Ä≥Pelaku diamankan oleh Tim saat berada dikamar 414, dari hasil pemeriksaan Tim menemukan 17 Butir Narkotika jenis Pil diduga Ekstasi yang disimpan oleh pelaku didalam sebuah Tissue,” Ujarnya.

Ia memgatakan, Selanjutnya tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan satu orang pelaku lagi berinisial S yang berada di Parkiran Hotel Namii, dari Inisial S ditemukan barang bukti sebanyak 40 Butir Ekstasi.

Penyelidikan tidak berhenti sampai disitu saja, tim mengembangkan penyidikan hingga kerumah Inisial GJE yang berada di Perumahan Villa Windsor Kota Batam.

Dirumah Pelaku tersebut ditemukan kembali Pil Ekstasi sebanyak 405 Butir dan 1 Gram Narkotika jenis sabu.

Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Kepri,” paparnya.

Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah 462 Butir Pil Ekstasi dan 1 Gram Narkotika jenis Sabu, dengan pelaku pertama Inisial GJE alias DF, laki-laki, 40 Tahun alamat Perum Villa Windsor, Batam dan pelaku kedua Inisial S alias H, laki-laki, 47 Tahun alamat Sei Panas, Kampung Belimbing Kota Batam.

Untuk Inisial GJE merupakan Residivis dikasus Narkotika pada tahun 2011 dan Sampai dengan saat ini tim terus melakukan pengembangan, atas perbuatannya pelaku dapat diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no.35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun.

Adi@@www.raaio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY