Lagi, Polisi Bekuk Komplotan Pemasok Sabu Batam

0
268

RASIO.CO, Batam – Kepolisian Ditresnarkoba Polda Kepri kembali berhasil membekuk komplotan pengadar narkotika jenis sabu di Tiban Batam.Rabu(15/07)lalu.

Dari ketiga pelaku berinisial Inisial Z(33)Tahun, M(33 )Tahun, dan AH alias K(39) Tahun, alamat Perumahan Tiban Sekupang Kota Batam dengan total barang bukti 2000 gram.

Ketiga pelaku merupakan informasi masyarakat , diama selanjutnya dikembangkan dan menangkap paksa salah seorang pelaku berinisial Z dirumah kostnya Sengkuang dan menemukan barang bukti 1000 gram sabu.

“Awalnya informasi warga dan dikembangkan menagkap paksa Z dan M ditemukan sabu seberat 1000 gram dalam kamar kosnya,” Kata Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhart.S. Selasa(21/07).

Kata dia, Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tersangka bahwa telah membawa, memiliki, menyimpan Narkotika jenis kristal bening diduga Sabu sekira seberat 1.000 gram.

Selanjutnya tim melakukan pengembangan penyelidikan dan didapati Inisial AH alias K yang berada di Tiban Kecamatan Sekupang Kota Batam, AH alias K merupakan pemasok Narkotika jenis sabu kepada Inisial Z dan M.”jelasnya.

ia mengatakan, Selanjutnya pada Kamis (16/7) sekira jam 1.20 wib dini hari tim kembali berhasil mengamankan Inisial AH alias K di Perumahan Villa Sampurna, Tiban, Sekupang Kota Batam.

Dari pemeriksaan terhadap AH alias K ditemukan satu bungkus narkotika jenis kristal bening diduga sabu yang dibungkus dengan Bungkusan teh hijau merk Guanyinwang sekira seberat 1.000 gram, yang disimpan oleh tersangka di dalam mesin cuci pakaian”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Sampai dengan saat ini tiga orang tersangka dan 2.000 gram Narkotika jenis Sabu berhasil diamankan oleh Tim Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri, dan akan terus dilakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap dugaan tersangka lainnya.

Atas perbuatannya tersangka diancam dengan Pasal Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY