Lagi, Polisi Tangkap Penyeludup Burung Asal Malaysia

0
371

RASIO.CO, Batam – Penyelundupan puluhan ekor burung jenis Murai Batu asal Malaysia berhasil diamankan KP Taka – 3010 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri di Pelabuhan Tanjung Riau, Batam, pada hari Minggu (6/9) lalu sekira pukul 03.00 Wib.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan KP Taka – 3010, Ipda Ayu Peter Bernardus. Ia menjelaskan bahwa aksi penyelundupan burung ilegal tersebut sebelumnya sudah terendus oleh timnya.

“Saat sampai di darat, tim langsung melakukan penangkapan paksa 1 unit mobil Toyota Calya Putih Nopol BP 1762 MD yang bermuatan 90 ekor burung Murai Baru yang di simpan dalam 7 keranjang,” ucap Peter, Selasa (8/9).

Selain mengamankan mobil dan puluhan ekor burung jenis Murai Batu, kita juga berhasil menyita barang bukti 1 unit Hp Samsung J4 warna hitam dan 1 unit Hp Merk Xiaomi Redmi 6A warna Perak.

Lanjutnya, dari hasil penyelidikan pemilik keranjang kotak berisi burung jenis murai batu tersebut yakni Arsy Fakhrurohman (36) dan Fauzan azima (23) ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal Pasal 86 UU No 21 tahun 2019 jo pasal 55 ayat (1)ke 1 KUHP tentang karantina hewan ikan dan tumbuhan.

Sementara itu, Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol M. Yassin Kosasih mengatakan bahwa jual beli satwa liar dilindungi mendapatkan atensi besar dari pemerintah dan juga dunia internasional.

“Pihaknya bersama KLHK terus memantau jaringan penjualan satwa liar yang melaui jalur laut di seluruh wilayah Indonesia,” ucapnya.

Ia menjelaskan, keanekaragaman hayati sangat dilindungi oleh pemerintah dan dunia. Ini menjadi isu yang tak kalah menarik dibandingkan dengan kasus penyelundupan narkotika atau perdagangan manusia.

Penyidik telah melakukan gelar perkara bersama dengan personel Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri dan dinyatakan memenuhi unsur persangkaan serta menerima pelimpahan perkara.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Ditpolairud Polda Kepri guna pengembangan penyidikan lebih lanjut, tutupnya.

Yuyun

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY