Lapas Dabo Beri Pelatihan Keterampilan Kemandirian Terhadap WBP

0
146
foto/pelatihan keterampilan kemandirian WBP Lapas Dabo.

RASIO.CO, Lingga – Lapas Kelas III Dabo Singkep bekerjasama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Tunas Cemerlang, menggelar pelatihan keterampilan kemandiriann terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan Tahun 2021, di Lapas Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Dewanto mengatakan, ini merupakan program pembinaan kemandirian, yang pada saat ini kita laksanakan dengan menggandeng mitra dari pihak ketiga, yaitu PKBM Tunas Cemerlang. dalam pelatihan ini hanya diikuti 10 orang WBP, yang sudah kami pilih untuk mengikuti kegiatan diluar tembok, yang berdasarkan lama dan jenis pidananya, serta telah melewati setengah dari masa tahanan.

Dewanto menjelaskan, ini memang sudah di programkan dan tahun ini diadakan, tujuan dari pembinaan ini, supaya mereka tidak mengulagi lagi tindak pidana yang sebelumnya pernah dilakukan, kemudia bisa menjadi manusia yang produktif di masyarakat dan bisa mandiri, juga mempunyai keterampilan yang mudah untuk diaplikasikan ketika kembali lagi ke masyarakat.

“Untuk kegiatan pembinaan ini, kami mengambil 2 orang instruktur dari PKBM Tunas Cemerlang, selain itu, kegiatan pelatihan ini dimulai dari tanggal 27 September 2021, hingga satu bulan kedepan,” kata Dewanto saat ditemui disela-sela kegiatan pembinaan WBP Lapas Dabo Singkep. Rabu (6/10/2021).

Dewanto melanjutkan, untuk kendala dalam pelaksanaannya adalah tempat, karena di Lapas Dabo Singkep hanya ada blok hunian, sedangkan untuk pembinaan kemandirian seperti yang dilaksanakan saat ini harus ada tempat tersendiri. satu tempat yang berada didalam satu komplek yang dibuat khusus untuk pelatihan dan dibuat terpisah dari blok hunian.

Dewanto menambahkan, adapun napi yang bisa mengikuti kegiatan di luar tembok, seperti kegiatan ini, napi tersebut sudah di sidang tim pengamat Permasyarakatan, jadi tahapannya sudah bisa untuk melakukan aktifitas kegiatan pembinaan yang berada diluar tembok, namun tetap dilakukan pengawasan yang ketat dan terkontrol, yang mana semua pegawai Lapas terlibat untuk mengawasi.

“Untuk kegiatan pembinaan ini, instrukturnya ada 2 orang dari PKBM Tunas Cemerlang, dan untuk kegiatannya sudah dimulai dari tanggal 27 September hingga satu bulan kedepan, harapan kami tentunya mereka memiliki bekal setelah berada diluar, dan bisa diaplikasikan ketika satu saat mereka memerlukan pekerjaan atau ikut bekerja, setidaknya ada yang bisa mereka terapkan dan bisa dikerjakan untuk mencari penghasilan buat mereka,” tutupnya.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY