Mahasiswa Unrika Minta Gubernur Cabut Kenaikan TDL

206

BATAM – Puluhan Mahasiswa Unrika yang tergabung dalam BEM meminta Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mencabut usulan kenaikan Tarif Listrik Brigh PLN Batam di gedung Graha Kepri .Senin(27/02/2017).

Puluhan BEM Undrika Demo diKantor Gubernur Graha Kepri

Pantauan lapangan, puluhan mahasiswa BEM Unrika sangat kecewa terhadap Nurdin Basirun sebagai gubernur terpilih tidak berpihak terhadap kepentingan masyarakat Kepri karena menyetujui akan dinaikkan tarif listrik.

“Masyarakat sudah susah dibebankan lagi dengan kenaikan tarif listrik saat ini, artinya gubernur tidak berpihak terhadap rakyat kecil .” Kata salah seorang orator mahasiswa Undrika dialokasi.

Selain itu, lanjutnya, kenaikan tarif listrik sangat merugikan masyarakat dan lebih mementingkan kepentingan pengusaha , padahal seharusnya pejabat negara harus berpihak terhadap rakyat bukan berpihak terhadap kapitalis.

“Lebih baik turun dari pada duduk di kursi empuk yang mementingkan kepentingan kapitalis,” ujarnya.

Sementara itu pihak kepolisian melalui Kapolsek Batamkota Kompol Arwin mengatakan, hari ini sudah berusaha mempertemukan dengan gubernur, namun sampai saat ini belum ada yang bersedia menemui dan mengarahkan ke PLN Tanjungpinang.

“Belum ada pejabat pemerintah Kepri di gedung graha Kepri yang bersedia menemui mahasiswa kami mohon pengertiannya,” kata Kapolsek.

Usai mendengarkan mahasiswa kembali menyampaikan bahwa disinilah kebobrokan pemerintah Kepri padahal kebijakan yang mereka wacanakan merupakan merugikan masyarakat Batam.

“Kapan perlu kita bikin kemah disini agar mereka bersedia menemui kita,” ujar salah seorang orator.

Sementara itu Angota komisi II DPRD Kepri Sirajudin Nur saat dikonfirmasi awak media Rasio.co mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada kenaikan tarif listrik disetujui dan masih dalam tahap pembahasan sampai saat ini.

“Tarif Listrik belum naik dan DPRD belum selesai melakukan pembahasan,” kata Sirajudin singkat melalui sambungan seluarnya.

Sementara itu, puluhan Mahasiswa Undrika mewacanakan melanjutkn aksi demo di kantor DPRD Batam karena gedung Graha Kepri tempat Gubernur Kepri Nurdin Basirun dijaga ketak pihak kepolisian Polsek Batamkota yang tidak memperbolehkan mahasiswa merapat kedepan gedung tersebut.

Apri @www.rasio.co |

Berikan komentar anda